Ledakan Hantam Sebuah Klub Malam di Swedia

Arpan Rahman    •    Jumat, 03 Nov 2017 18:34 WIB
swedia
Ledakan Hantam Sebuah Klub Malam di Swedia
Ilustrasi: Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Malmo: Sebuah ledakan dahsyat menghancurkan pintu klub malam di Malmo, Swedia, pada Kamis 2 November. Namun belum ada korban yang dilaporkan. Kota ini baru saja dilanda serangkaian ledakan.
 
Sebuah regu penjinak bom dan tim spesialis teknis sudah dipanggil ke klub malam Babel di Malmo tengah, juru bicara polisi Magnus Lefevre mengatakan, seperti yang dikutip SVT. Sejauh ini tidak jelas jenis alat peledak yang digunakan, upaya untuk memastikannya sedang berlangsung.
 
Meski kejadian terjadi di malam hari, tidak ada pengunjung yang diyakini telah terluka dalam ledakan tersebut, katanya. Motif ledakan masih belum diketahui.
 
Saksi yang dikutip Sydsvenskan melaporkan bahwa mereka melihat seorang pria di sebuah sepeda kumbang melaju dari tempat kejadian sesaat sebelum ledakan. Untungnya, kelab itu tutup pada saat ledakan menghantam.
 
Orang-orang yang tinggal di sekitarnya terbangun oleh ledakan pukul 12.30 waktu setempat. Mereka katakan bunyinya sangat kuat sehingga bisa terdengar jauh dari lokasi.
 
"Saya terbangun karena orang berkerumun. Itu ledakan yang mengerikan," kata seorang saksi seperti dinukil RT.com, Jumat 3 November 2017.
 
Setahun yang lalu, pintu masuk kelab dan sebuah mobil yang diparkir di dekatnya mengalami kerusakan yang cukup besar dalam ledakan serupa. Juga menghancurkan jendela sampai lantai tiga dan gedung di sebelahnya.
 
Vlogger Swedia dan jurnalis Peter Imanuelsen, atau PeterSweden, yang mencatat pemboman di negara tersebut, melaporkan bahwa ledakan kelab malam itu menjadi yang ke-12, yang melanda Swedia hanya dalam 24 hari.
 
Pada 13 Oktober, ledakan besar menimbulkan kerusakan serius pada gedung apartemen setelah alat peledak, yang dilaporkan dinamit, dilempar ke ruang tamu di lantai tiga. Tidak ada seorang pun di daerah itu saat ledakan. 
 
Lima hari kemudian, sebuah ledakan menimbulkan malapetaka di kantor polisi di kota Helsingborg, Swedia selatan.
 
"Seluruh pintu masuk hancur. Jendela-jendelanya berantakan dan ada kerusakan pada beberapa pintulain," polisi menggambarkan kerusakan pada markasnya pada saat itu. Disebutkan bahwa insiden tersebut "bukan hanya serangan terhadap masyarakat, tapi juga keselamatan semua orang." Ledakan itu awalnya terkait dengan kejahatan geng, yang sedang meningkat di Swedia bagian selatan, di mana Malmo berada.
 
Malmo salah satu kota yang baru-baru ini ditambahkan oleh polisi Swedia ke daftar daerah yang dianggap "sangat rentan" dalam hal tantangan yang mereka hadapi dalam penegakan hukum. Komunitas di sana sering diberi label "zona jalan buntu" di media, biasanya menampung populasi besar dengan latar belakang migran dan menderita kemiskinan akut serta tingginya tingkat pengangguran. Di Malmo, sekitar 31 persen populasinya diperkirakan lahir di luar negeri dan sekitar 41 persen penduduknya berlatar belakang non-Swedia.



(FJR)