Tanpa Inggris Uni Eropa Akan Tetap Kuat

Fajar Nugraha    •    Kamis, 04 Jan 2018 09:59 WIB
kerajaan inggrisuni eropa
Tanpa Inggris Uni Eropa Akan Tetap Kuat
Kepala Komisioner Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini (Foto: AFP).

Brussels: Kepala Komisioner Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini menegaskan bahwa meskipun Inggris keluar dari blok Eropa Barat itu, mereka akan kuat dan bertahan.
 
"Banyak yang meyakini bahwa referendum di Inggris (keluar dari Uni Eropa), akan menjadi awal dari kejatuhan Uni Eropa," ujar Mogherini di Kuba pada Rabu 3 Januari 2018, seperti dikutip dari AFP, Kamis 4 Januari 2018.
 
"Saya sangat positif melihat fakta bahwa Uni Eropa tidak hanya akan bertahan tetapi juga melakukan kerja sama yang lebih erat," tegasnya.
 
"Dunia membutuhkan Uni Eropa yang kuat dan hal itu yang akan kami lakukan," pungkas Mogherini.
 
Pada Juni 2016 rakyat Inggris mengikuti referendum yang berujung pada dukungan keluar dari Uni Eropa. 52 persen mendukung hal tersebut, sementara 48 persen lainnya memutuskan untuk tetap bergabung dengan Uni Eropa.
 
Hasil referendum ini menjadikan Inggris sebagai negara pertama yang keluar dari blok tersebut. Sejak Maret 2017, Inggris pun memulai negosiasi pemisahan yang akan berjalan selama dua tahun.
 
Negosiasi antara Brussels dan London akan mengatur transisi, perdagangan dan keamanan karena Negeri Ratu Elizabeth itu bersiap untuk keluar secara penuh pada Maret 2019.



(FJR)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

16 hours Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA