Jerman Hanya Akui Pemimpin Baru Venezuela Melalui Pemilu

Fajar Nugraha    •    Jumat, 25 Jan 2019 19:42 WIB
konflik venezuelavenezuela
Jerman Hanya Akui Pemimpin Baru Venezuela Melalui Pemilu
Juan Guaido didukung Donald Trump sebagai Presiden sementara Venezuela. (Foto: AFP).

Berlin: Pemerintah Jerman siap mengakui pemimpin oposisi Venezuela yang didukung oleh Amerika Serikat (AS), Juan Guaido. Tetapi Jerman memiliki syarat, mereka hanya akan mendukung jika ada pemilu presiden terbaru dilakukan.

Baca juga: Oposisi Pertimbangkan Amnesti Jika Maduro Serahkan Kekuasaan.

“Venezuela membutuhkan pemilu yang adil dan bebas saat ini. Dalam pertemuan Uni Eropa, Pemerintah Jerman menyuarakan akan mengakui Juan Guaido sebagai presiden sementara Venezuela  jika berlangsung pemilu adil dan bebas,” ujar Juru Bicara Pemerintah Jerman, Steffen Seibert, seperti dikutip AFP, Jumat, 25 Januari 2019.

“Pembicaraan di Uni Eropa mengenai krisis Venezuela saat ini masih terus berlangsung,” imbuh Seibert.

Sebagai penghasil minyak bumi, kondisi ekonomi Venezuela jauh dari makmur. Negeri itu jatuh ke dalam ketidakpastian saat Guaido yang merupakan Ketua Parlemen mengumumkan diri sebagai presiden sementara.

Kemenangan Nicolas Maduro dalam pemilu 2018 lalu dipermasalahkan oleh pihak oposisi dan dikritik pihak internasional. Tetapi hingga kini Maduro masih mendapatkan dukungan dari militer.

Baca juga: Pria Bersenjata akan Menentukan Arah di Venezuela.

Prancis sendiri meminta Maduro untuk menahan diri pihak oposisi. Menteri Luar Negeri Jean-Yves Le Drian mengeluarkan peringatan tersebut pada Jumat 25 Januari.

Le Drian meminta Maduro tidak mengambil represif terhadap warga yang melakukan protes mengenai kondisi ekonomi yang memburuk. Selain itu ada warga yang turun ke jalan menyuarakan ketidaksukaannya kepada Maduro.


(FJR)