Jerman Tangkap Pengungsi yang Diduga Merencanakan Pengeboman

Arpan Rahman    •    Kamis, 31 Jan 2019 18:54 WIB
jerman
Jerman Tangkap Pengungsi yang Diduga Merencanakan Pengeboman
Ilustrasi teror bom (Foto:Medcom.id/Rakhmat Riyandi)

Dithmarschen: Pihak berwajib Jerman menangkap tiga pengungsi Irak pada Rabu dengan tuduhan mereka merencanakan serangan pengeboman. Polisi juga melakukan penyelidikan di tiga negara.

Shahin F. dan Hersh F yang berusia 23 tahun dan Rauf S. yang berusia 36 tahun ditahan dalam operasi anti teror yang dilakukan pasukan khusus polisi di daerah Dithmarschen dekat perbatasan Denmark. Para tersangka telah diawasi selama beberapa waktu oleh sebuah tim terdiri sekitar 200 penyelidik, kata Holger Muench, kepala polisi federal Jerman.

"Kasus ini menunjukkan bahwa ancaman terorisme militan masih ada," kata Kepala Polisi Federal Jerman Holger Muench kepada seperti disitat dari laman The Telegraph pada Kamis 31 Januari 2019.

Tidak jelas kapan para tersangka datang mengungsi ke Jerman. Lebih dari satu juta pencari suaka memasuki Jerman pada 2015-16. Sebagian besar berasal dari Suriah, Irak, dan Afghanistan. 

Kedua pria yang lebih muda diduga mempersiapkan serangan bom dan melanggar undang-undang senjata. Sedangkan tersangka lainnya dituduh membantu mereka. Nama belakang mereka tidak diumumkan sesuai dengan undang-undang privasi Jerman.

Pada Desember, Shahin F. mengunduh "berbagai instruksi" tentang cara membuat bom. Selain itu, dia juga membeli detonator dari seseorang yang berasal dari Inggris, kata jaksa penuntut. Namun pengirimannya dihentikan oleh dinas penegak hukum Inggris. Keterlibatan beberapa pencari suaka dalam serangan atau rencana terorisme telah meningkatkan dukungan bagi partai anti-migran Alternative for Germany. 


(WAH)