Dua Terduga Teroris di Prancis Dibebaskan

Willy Haryono    •    Rabu, 23 Nov 2016 15:59 WIB
terorisme
Dua Terduga Teroris di Prancis Dibebaskan
Prajurit Prancis berpatroli di pasar Natal di Strasbourg, 21 November 2016. (Foto: AFP/PATRICK HERTZOG)

Metrotvnews.com, Paris: Otoritas Prancis membebaskan dua dari tujuh terduga teroris yang ditangkap dalam sejumlah penggerebekan sepanjang akhir pekan kemarin. 

Sabtu 19 November, polisi menyisir kota Strasbourg dan Marseille dalam investigasi terorisme di bawah status darurat yang sudah berlangsung sejak tahun lalu. Mereka menangkap tujuh terduga teroris asal Prancis, Maroko dan Afghanistan. 

Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve mengatakan mereka diduga telah "merencanakan serangan teror di negara kita."

Dua dari tujuh terduga teroris di Marseille dibebaskan. Mereka diduga membantu menampung seorang warga Maroko bernama Hicham E., yang saat ini masih ditahan. Hicham diduga adalah penyalur dana dari sebuah grup teroris. 

Prancis dilanda tiga serangan besar sejak Januari 2015, saat pria bersenjata menyerang kantor majalah satire Charlie Hebdo dan supermarket Yahudi. Teror berlanjut ke aksi pembantaian di Paris yang diklaim ISIS pada November tahun lalu. 



Pada Juli, seorang ekstremis menabrakkan truknya ke kerumunan orang di kota Nice, yang menelan 86 korban jiwa. 

Keempat terduga teroris yang ditahan di Strasbourg -- semuanya warga Prancis -- berusia antara 35 dan 37. Mereka sebelumnya belum memiliki catatan kejahatan dalam data intelijen negara. 

Dua dari mereka diduga pernah pergi ke Suriah pada 2015, sebelum akhirnya kembali pulang ke Eropa. Dua senjata api, satu pistol otomatis, satu senapan mesin dan propaganda terorisme, ditemukan selama penggerebekan akhir pekan lalu. 

Amerika Serikat (AS) telah mengeluarkan travel warning kepada warga yang hendak bepergian ke Eropa. AS meyakini adanya kemungkinan serangan teror di Eropa selama musim libur Natal dan Tahun Baru. 

 


(WIL)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA