Tak Ada Untungnya Rusia Membunuh Skripal

Marcheilla Ariesta    •    Jumat, 13 Apr 2018 15:37 WIB
inggrisrusia
Tak Ada Untungnya Rusia Membunuh Skripal
Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva (Foto: Marcheilla Ariesta).

Jakarta: Rusia tidak memiliki untung apa-apa karena membunuh mantan agen ganda Sergei Skripal yang diracun menggunakan racun saraf di London, Inggris. Hal tersebut disampaikan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva.
 
(Baca: Dubes Vorobieva: Laporan OPCW Tak Sebut Rusia).
 
"Apa untungnya buat Rusia melakukan serangan kimia di Ghouta, menyerang Skripal dengan racun? Tidak ada. Makanya kami tidak melakukan hal itu," kata Vorobieva dalam jumpa pers perdananya di kediaman Dubes Rusia di Indonesia, Jakarta, Jumat 13 April 2018.
 
Dia mengatakan, semua berita tersebut diarahkan kepada Rusia untuk membuat negaranya rugi. Padahal, Rusia tidak melakukan apapun untuk membuat negara lain, terutama negara Barat merugi.
 
Isu-isu buruk dikeluarkan untuk 'menghantam' pemilihan umum Rusia dan juga Piala Dunia 2018 yang diselenggarakan di Sochi.
 
Vorobieva menegaskan negaranya tidak terlibat dalam situasi yang membuat dunia tidak berdamai. Bahkan untuk kasus Skripal, kata Vorobieva, Rusia merupakan salah satu negara yang berinisiatif untuk menghancurkan senjata kimia mereka.
 
"Kami meneken perjanjian menghapus senjata kimia dan racun berbahaya, disaksikan lembaga pengawas senjata kimia dunia (Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons /OPCW)," tukasnya.
 
Baru empat bulan di 2018, Rusia dituding melakukan pengeboman dengan senjata kimia di Ghouta Timur yang menewaskan ratusan warga sipil. Mereka juga dituduh Inggris menjadi dalang penyerangan racun saraf terhadap mantan agen ganda Sergei Skripal.


(FJR)


62 Militan Al-Shabab Tewas Dihantam Serangan AS

62 Militan Al-Shabab Tewas Dihantam Serangan AS

9 hours Ago

Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan telah menewaskan 62 anggota kelompok militan Al-Shabab…

BERITA LAINNYA