Dugaan Gelapkan Pajak Anggota Parlemen Rusia Ditangkap di Prancis

Sonya Michaella    •    Kamis, 23 Nov 2017 09:26 WIB
rusia
Dugaan Gelapkan Pajak Anggota Parlemen Rusia Ditangkap di Prancis
Lokasi penangkapan Kerimov di Nice, Prancis. (Foto: AFP)

Paris: Seorang anggota parlemen Rusia yang juga merupakan miliarder di negara tersebut saat ini sedang dalam penyelidikan di Prancis.

Ia ditangkap di Nice, dengan dugaan melakukan pencucian uang dan menghindari pajak.

Suleiman Kerimov, salah satu pria terkaya di Rusia ini dibawa oleh otoritas Prancis sejak Senin kemarin. Sejak ia ditahan, Rusia telah memanggil seorang diplomat Prancis di Moskow untuk memprotes penahanan Kerimov.

"Kami akan melakukan semua upaya yang maksimal untuk membela kepentingan hukumnya," kata juru bicara Kremlin, dikutip dari BBC, Kamis 23 November 2017.

Juru bicara Kremlin tersebut berpendapat bahwa Kerimov memiliki kekebalan diplomatik. "Kerimov juga memiliki paspor diplomatik dan ia sudah sering masuk ke Prancis," ungkap dia.

Saluran berita negara Rusia, Rossiya 24 melaporkan bahwa Kerimov membantah melakukan pelanggaran.

Seorang pejabat Prancis mengatakan, alasan penahanannya belum dikonfirmasi. Saat ini, Kerimov sedang dalam proses interogasi karena penipuan pajak.

Keluarga Kerimov memang mengendalikan produsen emas terbesar di Rusia bernama Polyus dan ia memiliki kekayaan bersih senilah USD6,3 miliar. Saham perusahaannya itu langsung jatuh ketika berita penangkapannya terkuak.

Kerimov adalah salah satu senator di Majelis Tinggi Parlemen Rusia. Ia diketahui juga memiliki klub sepak bola bernama Anzhi Makhachkala. 


(FJR)