Taman Borobudur Hadir di Museum Vatikan

   •    Kamis, 24 Nov 2016 16:09 WIB
indonesia-vatikan
Taman Borobudur Hadir di Museum Vatikan
Pengguntingan pita merah putih dalam peresmian pembukaan Taman Borobodur di Vatikan, 18 November 2016. (Foto: KBRI Vatikan)

Metrotvnews.com, Vatikan: Bertempat di Museum Etnologi Vatikan, proyek Taman Borobodur resmi dibuka pada 18 November. Acara yang dihadiri lebih 60 tamu dibuka Gubernur Kota Vatikan, Kardinal Giuseppe Bertello, bersama Menteri Pariwisata RI, Dr. Ir. Arief Yahya. 

Tampak hadir dalam acara Menteri ESDM Ignasius Jonan, Mantan Menteri Pertahanan RI, Purnomo Yusgiantoro, dan Dubes RI untuk Takhta Suci, Antonius Agus Sriyono.

Dalam sambutannya, Kardinal Bertello menyatakan Vatikan memuji harmoni hubungan antaragama di Indonesia, sehingga hubungan Indonesia-Takhta Suci dinilai sangat spesial. Di samping itu, melalui pembangunan Taman Indonesia ini, diharapkan menjadi 'sarana dialog budaya' antara pihak Gereja Katholik dengan Indonesia.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menekankan arti penting semboyan ‘Bhineka Tunggal Ika’ sebagai fondasi bagi persatuan bangsa Indonesia. Menurutnya, meski merupakan negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia benar-benar menghargai pentingnya harmoni di antara umat beragama. Hal ini secara simbolik ditunjukkan antara lain dengan kedekatan lokasi Mesjid Agung Istiqlal dengan Gereja Kathedral di Jakarta.


Peresmian pembukaan Taman Borobudur di Vatikan. (Foto: KBRI Vatikan)

Setelah kedua sambutan, acara dilanjutkan dengan pengguntingan pita merah putih dan diikuti penyerahan secara simbolis stupa Borobudur dari Menteri Pariwisata kepada Kardinal Bertello. Stupa terbuat dari bahan dasar alumunium yang disesuaikan dengan karakter batu candi. Stupa terpasang nantinya setinggi 3.6 meter dengan diameter 3.8 m. 

Diharapkan pembangunan Taman Borobudur dapat diselesaikan akhir tahun ini. Diperkirakan Museum Etnologi Vatikan setiap tahunnya dikunjungi lebih dari enam juta wisatawan. Oleh karena itu, keberadaan Taman Borobudur diharapkan menjadi sarana efektif bagi promosi wisata Indonesia.



(WIL)