BBC Lebarkan Sayap ke Korea Utara

Willy Haryono    •    Rabu, 16 Nov 2016 16:54 WIB
korea utara
BBC Lebarkan Sayap ke Korea Utara
Pemandangan umum kota Pyongyang di Korut. (Foto: AFP/PEDRO UGARTE)

Metrotvnews.com, London: Kantor media BBC akan meluncurkan jasa radio dan berita online untuk masyarakat Korea Utara (Korut). Ini merupakan bagian dari ekspansi BBC dalam melebarkan sayapnya ke lebih dari 500 juta orang pada 2022. 

Nantinya BBC akan menciptakan program radio dan berita online serta konten media sosial dalam bahasa Korea. Selama ini, Korut menerapkan pengawasan ketat mengenai lalu lintas informasi dan liputan media. 

Langkah BBC -- yang dilakukan saat kantor berita pemerintah lainnya seperti al-Jazeera dari Qatar, CCTV Tiongkok dan RT Rusia juga memperlebar sayapnya -- berisiko menganggu hubungan diplomatik London dengan Pyongyang. 

Fran Unsworth, kepala program World Service BBC, mengatakan: "Semasa perang, revolusi dan perubahan global, orang-orang di seluruh dunia mengandalkan World Service untuk mendapatkan berita independen, terpercaya dan tidak berpihak."

"Sebagai media independen, kami tetap relevan di abad ke-21, di mana di tempat lain hanya ada sedikit kebebasan berekspresi," sambung dia, dalam pengumuman pada Rabu (16/11/2016). 

Sejumlah jurnalis asing yang diundang meliput beberapa acara spesifik di Korut dibatasi akses dan pergerakannya. 

Pada Mei, reporter BBC Rupert Wingfield-Hayes ditahan, diinterogasi selama delapan jam, sebelum akhirnya diusir setelah meliput acara kongres partai penguasa Korut. 

Rencana terbaru BBC juga meliputi peluncuran ulang situs berbahasa Rusia. BBC juga akan meluncurkan berita dalam 10 bahasa lainnya untuk menggandakan audiensi pada 2022. 

"Ini hari bersejarah bagi BBC, saat kami mengumumkan ekspansi terbesar dari World Service sejak 1940-an," tutur direktur jenderal BBC Tony Hall.

Bahasa-bahasa baru yang akan digunakan BBC di antaranya Afaan Oromo, Amharic, Gujarati, Igbo, Korea, Marathi, Pidgin, Punjabi, Telugu, Tigrinya dan Yoruba. Program ini akan pertama kali diluncurkan pada 2017.

Menurut BBC, program World Service mencapai 246 juta audiensi per pekan untuk televisi, radio dan digital. Lewat ekspansi ini, nantinya konten BBC akan tersedia dalam 40 bahasa.


(WIL)