Trump ke Jokowi: Saya Ingin Berkunjung ke Indonesia

Arga sumantri    •    Minggu, 09 Jul 2017 07:00 WIB
presiden jokowiktt g20donald trump
Trump ke Jokowi: Saya Ingin Berkunjung ke Indonesia
Presiden Joko WIdodo dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di KTT G20 di Hamburg, Jerman -- Foto: Biropers Istana

Metrotvnews.com, Hamburg: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan keinginannya untuk berkunjung ke Indonesia. Hal itu disampaikan langsung kepada Presiden RI Joko Widodo di sela-sela pertemuan Bilateral di Hamburg, Jerman.

Seperti dilansir situs resmi Gedung Putih, Sabtu 8 Juli 2017 siang waktu setempat, Jokowi dan Trump berbincang sekitar tiga menit sebelum pertemuan bilateral berlangsung.

"Presiden Trump. Pertama dan yang terpenting, saya perlu menyampaikan salam hangat dari jutaan penggemar anda di Indonesia," kata Jokowi mengawali pembicaraan dengan Trump.

Trump pun mengucapkan terima kasih. Jokowi lalu melanjutkan dengan menyatakan, kalau para penggemar Trump di Tanah Air menantikan kedatangan Presiden AS ke-45 itu.

"Mereka hanya tertarik pada satu hal: Kapan bisa menyambut langsung Anda secara pribadi ke Indonesia?" lanjut Jokowi.

"Kami akan ke sana. Kami akan sana. (Indonesia) itu adalah tempat yang ingin saya kunjungi," jawab Trump.

"Saya bisa mendapat masalah serius jika saya tidak membawa kabar baik untuk jutaan penggemar Anda di Indonesia," sahut Jokowi.

Setelah itu, Jokowi pun menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Wakil Presiden AS, Mike Pence, tiga bulan lalu. Jokowi menyatakan sangat menghargai Indonesia jadi salah satu destinasi dalam lawatan utusan Negeri Adidaya itu di Asia.

"Wakil Presiden Pence menggarisbawahi komitmen Amerika Serikat untuk memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia. Dari sudut pandang kami, kunjungannya sangat, sangat sukses. Jadi sekali lagi, terima kasih," ungkap Jokowi pada Trump.

Pertemuan bilateral Jokowi-Trump terjadi di sela-sela penyelenggaraan KTT G20 di Hamburg, Jerman. Dalam pertemuan itu, kedua kepala negara menyepakati peningkatan kerja sama di sektor perdagangan dan pemberantasan terorisme.

 


(Des)