Drone Digunakan dalam Pelarian Gangster Ternama di Prancis

Arpan Rahman    •    Selasa, 03 Jul 2018 17:05 WIB
prancis
Drone Digunakan dalam Pelarian Gangster Ternama di Prancis
Kompleks penjara di Reau, Prancis, tempat ditahannya gangster ternama Redoine Faid. (Foto: AFP/THOMAS SAMSON)

Paris: Pesawat tanpa awak alias drone diduga digunakan geng bersenjata dalam membantu pelarian gangster ternama dari sebuah penjara Prancis pada Minggu 1 Juli 2018. 
Drone itu diduga digunakan untuk mengumpulkan beragam informasi yang dapat membantu pelarian.

Redoine Faid dan gengnya berhasil melarikan diri dari penjara di Reau pada akhir pekan kemarin. Otoritas Prancis menilai operasi pelarian ini direncanakan dengan matang.

Menteri Hukum Prancis Nicole Belloubet mengatakan sejumlah drone tampak terbang di atas penjara di Reau dalam beberapa bulan terakhir. Dia menyebut tim penyelidik sedang melihat kemungkinan adanya kaitan antara Drone dengan pelarian Faid.

"Seseorang mungkin mencari rute melarikan diri, dan itu bisa dilakukan dengan menggunakan drone," kata Belloubet, seperti dilansir dari Guardian, Selasa 3 Juli 2018.

Faid dan gengnya masih diburu hingga saat ini. Ini merupakan kali kedua bagi Faid, seorang perampok bank dan penggemar sosok mafia Hollywood, melarikan diri dari penjara dalam lima tahun terakhir.

Ia menghadapi vonis 25 tahun penjara atas serangkaian kejahatan, termasuk percobaan perampokan pada 2010 yang memicu pengejaran mobil dalam kecepatan tinggi dan baku tembak. Seorang polisi, Aurelie Fouquet, 26, tewas dalam baku tembak tersebut.

Pelarian bermula saat Faid, 46, sedang berbicara dengan saudara laki-lakinya di ruang besuk penjara. Tiba-tiba, Faid menggunakan bom asap untuk menciptakan strategi pengalih perhatian.

Tidak lama berselang, sejumlah pria bertopeng dan bersenjatakan senapan Kalashnikov serta tanda pengenal "polisi" menjebol pintu keamanan dengan memakai gerinda dan membawa Faid.

Operasi pelarian berlangsung kurang dari 10 menit.



(WIL)