Menko PMK Beberkan Capaian Pembangunan Indonesia di Wina

M Studio    •    Rabu, 28 Nov 2018 17:31 WIB
berita kemenko pmk
Menko PMK Beberkan Capaian Pembangunan Indonesia di Wina
Menko PMK Puan Maharani (Foto:Dok.Kemenko PMK)

Wina: Dalam kunjungan kerja di Wina, Austria,  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani membeberkan capaian pembangunan di Indonesia.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mengikuti Konferensi IAEA Tingkat Menteri tentang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir 2018, pada 28-30 November. Di Wina, Menko PMK menyempatkan bertatap muka dengan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di sana.

Kegiatan tatap muka yang dilaksanakan di Kedutaan Besar (Kedubes) RI di Wina bertujuan menampung berbagai aspirasi masyarakat Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Menko PMK juga menjelaskan kondisi yang terjadi di Indonesia. Mulai dari berbagai perbaikan infrastruktur, pelaksanaan BBM satu harga, perbaikan layanan haji dan umarh, hingga sukses penyelenggaraan Asian Games dan Asian Paragames 2018.

Tak lupa Menko PMK menjelaskan berbagai program strategis pemerintah dan capaian pembangunan nasional Indonesia.

Lebih lanjut Menko PMK mengatakan, saat ini tingkat pendapatan masyarakat semakin merata. Hal itu ditandai dengan penurunan ratio gini, dari 0,408 pada 2015, turun menjadi 0,389 pada 2018.  

Pembangunan juga merata di berbagai wilayah Indonesia melalui pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, pasar desa, dan lainnya. "Tentunya kita semua berharap kondisi ini akan semakin membaik pada tahun-tahun mendatang,” katanya.

Di hadapan para WNI yang tinggal di Wina, Menko PMK juga menyampaikan bahwa selama ini pemerintah terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan rakyat. Misalnya, dengan merilis program KIS, KIP, PKH, Bansos Pangan, peningkatan penyelenggaraan ibadah haji, dan peningkatan pelayanan kesehatan.  

"Diharapkan ke depannya manfaatnya dapat dinikmati masyarakat secara lebih luas dan sesuai dengan kebutuhan nasional," ujarnya.

Menko PMK juga menceritakan berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah sehingga mampu mengantarkan kesuksesan dalam gelaran Asian Games dan Asian Para Games 2018. Ajang tersebut merupakan salah satu capaian terbaik pemerintah sepanjang sejarah dan diapresiasi banyak negara.

"Oleh karena itu, Indonesia berpeluang menjadi tuan rumah event olahraga terbesar, Olimpiade, pada masa mendatang. Kesuksesan yang dicapai dalam penyelenggaraan perhelatan tersebut tentu karena dukungan dari seluruh elemen dan rakyat Indonesia, termasuk saudara-saudara yang berada di luar Indonesia yang melalui kepeduliannya tetap membangun kedekatan dengan Ibu Pertiwi," kata Menko PMK.

Dalam kesempatan itu, Menko PMK berpesan agar nilai-nilai luhur Indonesia terus dipelihara dan dilestarikan serta diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya gotong royong. Selain itu, Puan menyampaikan tujuan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

"GNRM yang saat ini digaungkan oleh pemerintah RI bertujuan mengubah cara pikir, cara kerja, dan cara hidup, serta perlu dilanjutkan dengan membangun karakter yang penuh integritas, etos kerja, dan gotong royong," ujarnya.

Dalam acara itu, hadir sekitar 150 WNI. Mereka merupakan masyarakat dan diaspora Indonesia yang berasal dari berbagai profesi. Ada pekerja di organisasi internasional seperti badan PBB, OPEC, dan OFID; pekerja di lembaga riset Austria; ibu rumah tangga yang menikah dengan warga negara Austria; serta kalangan diaspora Indonesia yang menjadi pengurus Lembaga Persahabatan Indonesia-Austria.


(ROS)