Inggris Donasikan Rp610 Miliar untuk Korban ISIS di Irak

Arpan Rahman    •    Rabu, 30 Jan 2019 15:23 WIB
isisinggris
Inggris Donasikan Rp610 Miliar untuk Korban ISIS di Irak
Warga berada di puing bangunan Chadirji Building di Mosul, Irak, 13 Januari 2019. (Foto: AFP/ZAID AL-OBEIDI)

London: Inggris mendonasikan GBP33 juta atau setara Rp610 miliar untuk membantu warga Irak terdampak konflik, termasuk mereka yang terkena imbas aksi terorisme kelompok militan Islamic State (ISIS). 

Uang dikucurkan Inggris untuk membangun kembali beberapa kota seperti Mosul, yang hancur berantakan setelah menjadi medan pertempuran antara ISIS dengan pasukan koalisi, di mana Inggris menjadi salah satu negara mitra.

Selain rekonstruksi, dana bantuan juga akan digunakan untuk membangun infrastruktur, rumah sakit dan sekolah yang hancur akibat konflik. Dari 38 sekolah yang sudah dibangun kembali dengan menggunakan dana Inggris, 28 di antaranya ada di Mosul.

Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan warga rentan di Irak sangat membutuhkan bantuan air bersih, obat-obatan, tempat perlindungan dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Pengumuman penyaluran donasi dilakukan saat Menlu Inggris untuk Urusan Timur Tengah dan Afrika Utara Alistair Burt mengunjungi Irak, yang juga meliputi lawatan ke wilayah Kurdistan. Saat ISIS berkuasa, etnis Kurdi sering menjadi sasaran aksi terorisme.

Sementara Menlu Inggris Jeremy Hunt mendorong pemerintahan Perdana Menteri Theresa May untuk lebih berkontribusi dalam membantu komunitas etnis minoritas Kristen di seluruh dunia.

"Inggris adalah mitra kuat dan sahabat baik Irak. Kami memiliki berbagai prioritas yang sama, termasuk soal keamanan, pembangunan, kebijakan luar negeri dan perdagangan," kata Burt.

"Tapi masih banyak hal yang harus dilakukan untuk membantu Irak mengembangkan masa depan yang kuat dan stabil. Masa depan itu harus diperjuangkan bersama-sama oleh masyarakat Irak," cetusnya, seperti dikutip dari laman Sky News, Rabu 30 Januari 2019.

Baca: Irak Rayakan Satu Tahun Kemenangan Melawan ISIS

Dana bantuan Inggris sekitar GBP16 juta (setara Rp296 miliar) akan dialokasikan ke skema yang dikelola Bank Dunia untuk membantu pemerintah Irak membangun kembali wilayah yang dirusak ISIS.

Tambahan dana GBP6,9 juta (atau Rp127 miliar) akan mengalir ke dana PBB untuk menstabilkan Irak. Uang itu akan dipakai untuk meningkatkan kualitas rumah sakit, sekolah, pembangkit listrik, dan ruas-ruas jalan di pelbagai daerah yang sebelumnya dikuasai ISIS.

Dan dana GBP10 juta (senilai Rp185 miliar) akan dipakai untuk mendukung bantuan kemanusiaan yang sedang berlangsung saat ini di Irak. Berbagai kegiatan itu di antaranya menyediakan air minum, fasilitas kesehatan, dan layanan lainnya di sejumlah kamp pengungsian Irak.

Total bantuan Inggris ke Irak sejak 2014 mencapai GPB252,5 juta (setara Rp4,6 triliun), dan lebih dari GBP110 juta (Rp2,03 triliun) untuk dana stabilisasi.


(WIL)