Pascaserangan, Prancis Tingkatkan Pengamanan bagi Wisatawan Asing

Sonya Michaella    •    Senin, 21 Nov 2016 13:15 WIB
indonesia-prancis
Pascaserangan, Prancis Tingkatkan Pengamanan bagi Wisatawan Asing
Pihak keamanan Prancis di Menara Eiffel, Paris (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Jakarta: Keamanan Prancis sering dipertanyakan pasca serangkaian serangan bom yang terjadi di Prancis, terutama yang terjadi pada Desember 2015 lalu. 
 
Hal ini terkait dengan banyaknya turis mancanegara yang ingin berwisata ke Prancis, terutama yang berasal dari negara mayoritas penduduk Muslim.
 
 
Namun, Direktur Regional ASEAN Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia, Morad Tayebi menegaskan bahwa Prancis aman untuk para turis yang ingin berlibur.
 
"Prancis negara yang aman. Saya tidak memungkiri bahwa serangan bisa terjadi kapan saja, namun untuk saat ini pengamanan sudah sangat ketat," tutur Tayebi ketika ditemui di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (27/11/2016).


Morad Tayebi beri penjelasan mengenai wisata di Prancis (Foto: Sonya Michaella/MTVN).

 
Jalan-jalan utama di Prancis pun kini telah diamankan sejumlah petugas kepolisian, terutama pusat keramaian yang bisa menjadi sasaran serangan kelompok teroris.
 
"Setiap sudut jalan utama Paris kini dilengkapi dengan kameran CCTV. Ini memudahkan kepolisian memantau jika ada yang mencurigakan," lanjutnya lagi.
 
Tayebi mengatakan, memang sempat ada penurunan turis yang datang ke Prancis pasca serangan. Namun, setelah itu peningkatan terjadi sangat signifikan. Tampaknya, para turis pun tidak takut untuk berkunjung ke Prancis.
 
 
"Pemerintah Prancis sangat menaruh perhatian khusus untuk masalah ini. Karena ini menyangkut keamanan para wisatawan juga yang sedang berada di sana," ungkapnya.
 
Pemerintah Prancis juga mengimbau para wisatawan lokal dan mancanegara untuk tidak takut jika ingin mengunjungi Paris.
 
Selain itu, Tayebi menegaskan bahwa pembuatan visa ke Prancis pun semakin mudah. Bahkan, pasca serangan di Prancis pada Desember 2015 dan pasca ancaman serangan yang muncul di Prancis.

(FJR)