18 Terluka dalam Ledakan London, KBRI Imbau WNI Waspada

Sonya Michaella    •    Jumat, 15 Sep 2017 18:10 WIB
ledakan london
18 Terluka dalam Ledakan London, KBRI Imbau WNI Waspada
Polisi masih berjaga-jaga di sekitar stasiun bawah tanah Parsons Green, London Barat. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, London: Setelah ditetapkan sebagai insiden terorisme, ledakan yang terjadi di stasiun bawah tanah Parsons Green, London Barat tak memakan korban jiwa.

Namun, dilaporkan 18 orang terluka akibat insiden ini. Mayoritas korban mengalami luka di wajah.

Sehubungan dengan insiden ini, KBRI London mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di atau sedang melintasi kawasan Fulham, tempat stasiun tersebut berada, untuk berhati-hati.

"Ledakan Parsons Green dinyatakan sebagai serangan teroris. WNI di London diimbau untuk menghindari lokasi," sebut pernyataan resmi dari KBRI London, dikutip dari akun Twitter resmi KBRI, Jumat 15 September 2017.

Pukul 08.20 pagi waktu setempat, unit gawat darurat laporan bahwa ada kebakaran kecil di Stasiun Parsons Green, London Barat. Sampai saat ini, sejumlah ambulans yang membawa tim penyelamat sudah tiba di lokasi.

Demi mengamankan lokasi, petugas pemadam kebakaran London pun dikerahkan. Mereka membantu petugas polisi dan ambulans yang sudah tiba terlebih dahulu. 

Polisi bersenjata dan anjing pelacak terlihat berada di dalam kereta dan di sekitar stasiun, yang terletak di pinggiran kota London ini.

Inggris telah dilanda empat serangan teror dalam tahun ini di mana total semua korban jiwa adalah 36 orang. Pada 2005 silam, sebuah bom juga meledak di dalam kereta bawah tanah London yang diklaim oleh ISIS dan menewaskan 52 orang.


(WIL)