Presiden Mesir Akan Respons Pelaku Serangan dengan Brutal

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 25 Nov 2017 11:45 WIB
ledakan mesir
Presiden Mesir Akan Respons Pelaku Serangan dengan Brutal
Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi (tengah) bersumpah untuk terus memburu pelaku serangan. (Foto: AFP).

El-Arish, Mesir: Serangan terhadap masjid Al-Rowda di Kota El-Arish, Mesir menyebabkan 235 jiwa tewas. Presiden Mesir langsung perintahkan militer memburu pelaku penyerangan.
 
Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi bersumpah untuk terus memburu pelaku serangan. Pemerintah Mesir pun mengumumkan waktu berkabung selama tiga hari.
 
"Kami akan merespons dengan kekuatan brutal," tegas El-Sisi, seperti dikutip AFP, Sabtu 25 November 2017.
 
"Militer dan polisi akan membalas kematian para martir dan mengembalikan keamanan serta stabilitas dalam waktu singkat," ungkapnya.
 
 
Beberapa jam setelah penyerangan yang juga melukai 109 warga itu, militer Mesir menyerang basis pertahanan kelompok militan. Mereka juga menghancurkan kendaraan yang digunakan oleh pilah militan.
 
Juru Bicara Militer Mesir Tamer el-Rafei mengatakan, pihak angkatan udara melancarkan serangan balasan atas insiden yang terjadi di Masjid Al-Rowda. 
 
"Senjata dan gudang senjata amunisi juga menjadi target dalam serangan balasan ini," ujar el-Rafei.
 
Media setempat menyebutkan bahwa serangan itu dilakukan oleh jet tempur dan dua pesawat terbang tak berawak milik Mesir. Operasi diarahkan di Desa Al-Resha.
 
Indonesia kutuk serangan
 
Kecaman datang menyusul serangan teror pada Jumat 24 November itu. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI mengutuk serangan di El-Arish tersebut.
 
 
"Pemerintah Indonesia juga menyampaikan duka cita dan simpati atas korban meninggal dan luka-luka," pernyataan Kemenlu RI.
 
"Menlu RI, Retno Marsudi, telah mengirimkan pesan duka cita dan simpati langsung kepada Menlu Mesir," imbuh pernyataan tersebut.
 
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo telah berkordinasi dengan otoritas keamanan setempat dan terus memantau perkembangan situasi di El-Arish. Hingga saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
 
KBRI Kairo juga membuka hotline di nomor +20 102 2229989, bagi warga negara Indonesia (WNI) yang membutuhkan bantuan konsuler dan informasi lebih lanjut mengenai kondisi di sana.



(FJR)