Menhan AS Nilai Konflik Yaman Butuh Solusi Politik

Willy Haryono    •    Selasa, 18 Apr 2017 21:42 WIB
konflik yaman
Menhan AS Nilai Konflik Yaman Butuh Solusi Politik
Menhan AS James Mattis tiba di Riyadh, Arab Saudi, 18 April 2017. (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Riyadh: Solusi politik melalui negosiasi yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diperlukan untuk menyelesaikan konflik di Yaman, ucap Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis, Selasa 18 April 2017. 

AS mempertimbangkan memperdalam peran dalam konflik dengan membantu langsung beberapa negara sekutu di Teluk Arab, yang juga ikut memerangi pemberontak Houthi di Yaman. 

Sedikitnya 10 ribu orang tewas dan lebih dari tiga juga lainnya terusir dari tempat tinggal mereka dalam konflik Yaman. Konflik yang sudah memasuki tahun ketiga ini juga membuat jutaan orang di Yaman terancam kelaparan. 

Houthi menguasai Sanaa, ibu kota Yaman, dan sejumlah wilayah lainnya. AS mendukung koalisi pimpinan Arab Saudi yang mencoba mendorong kembali Presiden Abedrabbo Mansour Hadi untuk menguasai Yaman sepenuhnya. 

Dukungan diberikan koalisi Arab Saudi lewat serangkaian serangan udara. 

"Dengan banyaknya korban tak berdosa di Yaman, konflik ini harus segera disudahi," tutur Mattis kepada awak media dalam perjalanan menuju Riyadh, Arab Saudi.

Tujuh gencatan senjata antara pemerintah Yaman dengan pemberontak yang dimediasi PBB telah berakhir gagal. 

"Kami akan bekerja dengan sekutu-sekutu dan mitra kami, untuk mencoba menghadirkan kedua kubu ke meja negosiasi PBB," kata Mattis, seperti dikutip Reuters

Mattis tidak menyebutkan secara detail dukungan tambahan apa yang akan diberikan AS kepada koalisi Arab Saudi. 

Dalam lawatan ke Arab Saudi, Mattis akan bertemu Raja Salman dan juga Wakil Putra Mahkota serta Menteri Pertahanan Mohammed bin Salman.


(WIL)