Miliarder Inggris Perlihatkan Foto-Foto Kehancuran akibat Badai Irma

Arpan Rahman    •    Senin, 11 Sep 2017 15:45 WIB
topan badai
Miliarder Inggris Perlihatkan Foto-Foto Kehancuran akibat Badai Irma
Richard Branson berfoto di tengah kehancuran akibat Badai Irma di Pulau Necker. (Foto: VIRGIN.COM/VIRGIN.COM)

Metrotvnews.com, San Juan: Sir Richard Branson berbagi video dan foto yang menunjukkan kerusakan "parah" akibat Badai Irma di Pulau Necker. Ia juga meminta adanya penyaluran bantuan untuk Kepulauan British Virgin (BVI) yang hancur ini.

Miliarder dan petualang asal Inggris itu duduk di gudang anggur di pulau pribadinya, yang terkena terpaan langsung Irma, badai yang sempat berada di Kategori 5.

"Seperti yang bisa Anda lihat dari foto-foto itu, sebagian besar bangunan dan vegetasi di Necker telah hancur atau rusak parah," Sir Richard menulis dari Puerto Riko. Di sana, dia memobilisasi upaya bantuan untuk Kepulauan British Virgin dan Karibia.

"Kami merasakan kekuatan dahsyat dari badai terkuat yang pernah ada di Samudra Atlantik. Tapi kami sangat beruntung memiliki gudang bawah tanah yang kuat yang dibangun di Rumah Besar Necker. Untunglah semua tim kami yang tinggal di pulau itu selama badai selamat dan baik-baik saja," cetusnya seperti disitat Telegraph, Senin 11 September 2017.

Dia mengatakan, banyak orang lain yang tidak begitu seberuntung dirinya. 


Kehancuran akibat Badai Irma di Pulau Necker. (Foto: Virgin.com)

Uluran Bantuan

"Kisah ini adalah tentang puluhan ribu orang yang telah kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian mereka. Kami menghabiskan dua hari terakhir mengunjungi anggota tim yang tinggal di Virgin Gorda dan sebanyak mungkin orang. Kami membagikan bantuan, air, dan bahan pokok," tulisnya.

Mendorong warga agar tetap tenang di tengah laporan tentang "kerusuhan sipil", dia telah berkoordinasi dengan pemerintah Inggris dan negara lainnya guna membawa bantuan ke wilayah tersebut.

"BVI membutuhkan bantuan besar untuk pulih dari kehancuran yang meluas," tambahnya.

Pesan tersebut disampaikan setelah anaknya, Sam, sedang menuju ke Kepulauan British Virgin demi mengulurkan upaya bantuan. Sam sudah minta kepada siapapun yang memiliki kapal supaya bergabung dengannya.

Pria berusia 32 tahun itu menantang badai Kategori 5 di Pulau Necker awal pekan ini. Di pulau itu, keluarga dan pegawainya bertahan dengan bersembunyi di gudang anggur.








(WIL)