Puluhan Prajurit Kamerun Ditahan karena Minta Uang Bonus

Willy Haryono    •    Selasa, 06 Jun 2017 12:53 WIB
kamerun
Puluhan Prajurit Kamerun Ditahan karena Minta Uang Bonus
Prajurit Kamerun berbaris di istana kepresidenan di Abidjan, Pantai Gading, 7 Agustus 2016. (Foto: AFP/SIA-KAMBOU)

Metrotvnews.com, Yaounde: Sekitar 30 prajurit Kamerun yang memerangi grup ekstremis Boko Haram asal Nigeria ditangkap setelah mereka berdemonstrasi meminta uang bonus dari pemerintah. 

Kementerian Pertahanan Kamerun menyebut puluhan prajurit itu "menahan laju lalu lintas dengan sejumlah barikade di rute nasional nomor satu."

Seperti dikutip AFP, Selasa 6 Juni 2017, 30 prajurit meminta pembayaran uang bonus karena telah menjadi 'tentara internasional' dalam menghadapi Boko Haram. Beberapa dari mereka juga meminta agar segera dibebastugaskan dari militer. 

Setelah demonstrasi, 30 tentara itu ditransfer dari kawasan Zique di utara ke ibu kota Yaounde dan ditahan. Investigasi yudisial Kamerun terkait demonstrasi dan penangkapan telah dimulai.

Arus lalu lintas di rute utara Kamerun telah kembali normal. 

Selama ini sejumlah prajurit Kamerun sering mengeluh mengenai kondisi pekerjaan mereka dalam memerangi Boko Haram. Namun ini adalah kali mereka sekelompok tentara mendesak uang bonus dan bebas tugas. 

Meski muncul di Nigeria, Boko Haram yang terafiliasi kelompok militan Islamic State (ISIS) juga melancarkan serangan di Kamerun, Chad dan Niger. 

Sekitar 200 ribu warga Kamerun dari kawasan utara dekat Nigeria telah meninggalkan desa-desa mereka karena khawatir terkena imbas pertempuran.


(WIL)