Pasukan Militer Saudi Tutup Semua Akses ke Yaman

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 07 Nov 2017 03:30 WIB
konflik yaman
Pasukan Militer Saudi Tutup Semua Akses ke Yaman
Ilustrasi: Penjaga perbatasan Saudi di selatan Provinsi Jizan, dekat dengan perbatasan Yaman (Foto:Fayez Nureldine/AFP)

Metrotvnews.com, Dubai: Persekutuan militer pimpinan Arab Saudi menutup sementara semua jalur udara, darat dan laut ke Yaman. Hal itu dilakukan guna menghentikan aliran senjata ke pemberontak Houthi dari Iran.

"Komando pasukan sekutu memutuskan menutup sementara semua jalur udara, laut dan darat Yaman," kata Kantor berita Saudi Press Agency (SPA), seperti melansir Reuters, Senin 6 November 2017.

Bukan hanya itu, langkah tersebut dijalankan guna meredam bencana kemanusiaan di Yaman. Sebab, beberapa waktu lalu, telah terjadi gencatan peluru yang ditembakkan ke Riyadh. 

Keadaan itu membuat 7 juta orang mengalami kelaparan dan menyebabkan lebih dari setengah juta orang terjangkit kolera.

PBB dan badan bantuan asing berulang kali mengecam aksi sekutu itu, karena menghalangi arus bantuan, terutama ke utara, yang dikuasai pemberontak Houthi dukungan Iran, yang bertempur melawan persekutuan pimpinan Arab Saudi.

Arab Saudi dan sekutunya di Teluk Arab memandang Iran harus bertanggung jawab atas konflik Yaman, karena lebih dari 10.000 orang telah tewas dalam dua tahun terakhir.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir menyatakan, dalam akun twitternya, Arab memiliki hak untuk menanggapi apa yang telah dijalankan oleh Iran. Iran adalah bahaya nyata bagi wilayah tersebut.

Pada akhir pekan lalu, persekutuan militer Saudi mengklaim Houthi berbahaya, karena didukung Iran, setelah pertahanan udara Arab Saudi mencegat peluru kendali balistik, yang menuju Riyadh. Peluru kendali itu dijatuhkan di dekat bandar udara Riyadh tanpa menimbulkan korban jiwa.


(DMR)