Serangan Udara Tewaskan 17 Warga Sipil di Ghouta Suriah

Willy Haryono    •    Minggu, 07 Jan 2018 10:43 WIB
krisis suriahsuriah membarakonflik suriah
Serangan Udara Tewaskan 17 Warga Sipil di Ghouta Suriah
Pesawat Su-24 dan Tupolev Tu-154 milik Rusia. (Foto: AFP/Russian Defence Ministry)

Damaskus: Serangan udara di Ghouta Timur di dekat ibu kota Suriah menewaskan sedikitnya 17 warga sipil, Sabtu 6 Januari 2018.

Ghouta Timur, satu dari sedikit markas oposisi yang tersisa di Suriah, adalah target dari serangan udara yang terjadi hampir setiap hari.

"Pesawat Suriah dan Rusia terus melanjutkan bombardir mereka di Ghouta Timur, mengenai beberapa area permukiman warga," kata kepala grup pengawas Observatory for Human Rights, Rami Abdel Rahman, kepada AFP

Gempuran terdahsyat mengenai distrik Hammuriyeh, yang menewaskan 12 warga sipil termasuk dua anak-anak. 

Dua orang tewas terbunuh di kota Madira dan tiga di Erbin. Sebanyak 35 orang juga terluka di tiga area, 

Di awal pekan ini, koalisi pemberontak dan ekstremis, termasuk grup terafiliasi al-Qaeda, mengepung satu-satunya markas militer pasukan Suriah di Ghouta Timur. Pengepungan di Ghouta Timur memicu krisis makanan dan obat-obatan bagi sekitar 400 ribu warga sipil. 

Jumat kemarin, sejumlah serangan udara terjadi di provinsi Idlib. Korban jiwa dilaporkan ada di Kafr Nubl, Marrat Shurin dan Khal al-Sabil. Sedikitnya satu anak tewas dalam serangan tersebut. 

Lebih dari 340 ribu orang tewas di Suriah dan jutaan lainnya kehilangan tempat tinggal sejka konflik meletus pada Maret 2011.


(WIL)