Larang Penggunaannya, 420 Ton Kantung Plastik Disita di Maroko

Fajar Nugraha    •    Kamis, 27 Apr 2017 13:15 WIB
maroko
Larang Penggunaannya, 420 Ton Kantung Plastik Disita di Maroko
Penggunaan kantung plastik yang masih marak (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Maroko: Sebagai komitmen pelarangan penggunaan kantung plastik, Pemerintah Maroko menyita lebih dari 420 ton kantung plastik.
 
Jumlah fantastis ini merupakan hasil penyitaan sejak awal pemberlakuan peraturan yang dimulai 10 bulan lalu. Maroko mulai memberlakukan larangan terhadap kantung plastik di seluruh negeri itu, setelah parlemennya mengesahkan rancangan peraturan bersejarah yang melarang produksi, import, penjualan dan
penyebaran tas plastik di seluruh kerajaan di Afrika Utara tersebut pada 1 Juli.
 
"Sejak itu, lebih dari 421 ton kantung plastik, 70 mesin produksi dan 16 kendaraan disita. Sementara 55 orang ditangkap," kata Kementerian Dalam Negeri Maroko, seperti dikutip Xinhua, Kamis 27 April 2017.
 
Selama tiga bulan pertama 2017, Kementerian itu menyatakan sebanyak 36 ton tas plastik dan 51 mesin disita dalam operasi yang bertujuan melucuti perangkat produksi kantung plastik tersebut secara gelap.
 
Maroko mendorong produksi kantung yang ramah lingkungan, dan telah menyiapkan
dana sebanyak USD21,8 juta untuk membantu perusahaan yang terpengaruh oleh peraturan itu.
 
Tindakan tersebut adalah bagian dari upaya kesadaran lingkungan hidup yang lebih besar di seluruh Kerajaan di Afrika Utara itu untuk melancarkan tindakan atau perbuatan yang bertujuan menyamatkan Bumi dari segala kerusakan akibat ulah manusia. Kampanye penyelamatannya dilakukan dengan program yang lebih dititik-beratkan pada penghijauan lingkungan hidup.
 
Maroko bersama dengan Kosta Rika, Bhutan dan Ethiopia termasuk negara yang paling hijau di dunia. Negara ini memiliki sasaran ambisius untuk mengurangi emisi gas karbon.



(FJR)