Lokasi Kedubes AS di Yerusalem Langgar Hukum Internasional

Sonya Michaella    •    Sabtu, 10 Mar 2018 06:00 WIB
amerika serikatpalestina israel
Lokasi Kedubes AS di Yerusalem Langgar Hukum Internasional
Lokasi yang disinyalir akan dipilih AS untuk memindahkan kedubes ke Yerusalem. (Foto: AFP)

Washington: Rencana pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) dari Tel Aviv ke Yerusalem dipercepat. Pemindahan ini akan dilaksanakan Mei mendatang dan disambut baik oleh Israel.

Kendati demikian, lokasi Kedubes AS di Yerusalem tersebut ternyata melanggar hukum internasional, dikutip dari Washington Post, Sabtu 10 Maret 2018.

Israel memang pernah mengambil tanah tersebut dalam perang 1967, namun saat ini masih dianggap dalam wilayah yuridiksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang berarti harus melihat hukum internasional.

"Setiap lokasi di wilayah sengketa harus menjadi bagian dari negosiasi," kata Ashraf Khatib dari Otoritas Pembebasan Palestina.

Lokasi tersebut memang sempat menjadi Konsulat AS di Yerusalem selama tujuh tahun terakhir dan akan menjadi perwakilan resmi yang berarti AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Mengikuti jejak AS, Guatemala pun akan memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Juru runding sekaligus Kepala Otoritas Palestina mengatakan bahwa tindakan tersebut sangan melanggar hukum internasional, menghancurkan Two State Solution dan juga memprovokasi rakyat Palestina, warga Muslim, dan Kristen di seluruh dunia.


(DRI)