Turki kembali Pecat Ribuan Pekerja Sektor Publik

Willy Haryono    •    Minggu, 24 Dec 2017 16:14 WIB
kudeta turki
Turki kembali Pecat Ribuan Pekerja Sektor Publik
Sejumlah tentara Turki berdiri mengelilingi sebuah tank baja. (Foto: AFP)

Ankara: Turki kembali memecat ribuan pekerja sektor publik atas tuduhan terlibat atau terkait grup teror, yang merupakan kelanjutan dari upaya pemerintah 'membersihkan' seluruh elemen masyarakat usai percobaan kudeta tahun lalu. 

Menurut dua dekrit pemerintah yang diterbitkan di Official Gazette, Minggu 24 Desember 2017, mereka yang dipecat kali ini meliputi 637 personel militer, 360 anggota gendarmerie dan 150 akademisi. 

Turki menyalahkan ulama Fethullah Gulen sebagai dalang dari percobaan kudeta pada Juli 2016. 

Sekitar 50 ribu orang telah ditangkap dan lebih dari 110 ribu pegawai negeri sipil dipecat atas tuduhan keterlibatan dengan Gulen atau sejumlah grup militan.

Baca: Polisi Nasional Turki Pecat 12.801 Personel 

Pemerintah Turki menegaskan upaya 'bersih-bersih' ini diperlukan demi melawan ancaman yang semakin berbahaya dari gerakan Gulen. 

Gulen, yang saat ini masih hidup terasing di Amerika Serikat (AS), membantah terlibat kudeta. Ia justru menuding Erdogan yang membuat sendiri kudeta tersebut untuk meningkatkan popularitasnya. 

Ankara telah mengirimkan permintaan ekstradisi Gulen kepada Washington. Namun AS menegaskan Gulen tidak bisa diekstradisi tanpa adanya bukti-bukti kuat.


(WIL)