Diculik di Yaman, Pria Australia Minta Bantuan Lewat Video

Sonya Michaella    •    Rabu, 11 Jan 2017 09:09 WIB
penculikanyaman
Diculik di Yaman, Pria Australia Minta Bantuan Lewat Video
Craig McAllister yang diculik di Yaman (Foto: Guardian)

Metrotvnews.com, Canberra: Seorang pria Australia yang kabarnya berprofesi sebagai pelatih sepak bola, muncul dalam sebuah video dengan pistol diacungkan ke arah kepalanya.

Craig McAllister, berbicara bahwa ia diculik di Yaman dan para penculik menuntut pemerintah Australia memenuhi tebusan, dalam video berdurasi 12 detik yang diunggah ke situs SITE tersebut.

Terlihat dalam video tersebut, ia sangat meminta pertolongan pemerintahnya untuk segera membebaskan dirinya yang sudah disandera selama empat bulan terakhir.

Dilansir Guardian, Rabu (11/1/2017), berdasarkan laporan dari monitor Amerika Serikat di Yaman, McAllister disandera di Sana'a sejak September 2016. Diketahui, pria ini bekerja sebagai pelatih sepak bola di Yaman.

Dalam video yang diambil beberapa bulan lalu ini, McAllister tak menyebutkan secara jelas apa tuntutan para penculiknya.

Hingga saat ini, pemerintah Australia belum memberikan komentar terkait warga negaranya yang disandera di Yaman ini.

Pemberontak Houthi di Yaman sudah menyerbu Sana'a sejak September 2014 lalu. Mereka memaksa Presiden Yaman, Abedrabbo Mansour Hadi dan pemerintahannya untuk keluar dari Yaman.

Akibatnya, sejumlah warga asing telah diculik dalam 15 tahun terakhir. Beruntung, mayoritas korban bisa dibebaskan tanpa terluka.

Namun, pada Desember 2014, seorang wartawan asal Amerika Serikat bernama Luke Somers dan guru asal Afrika Selatan bernama Pierre Korkie, tewas dalam pembebasan yang dilakukan pasukan komando AS.

Mereka disekap di tempat persembunyian Al Qaeda di selatan Yaman pada saat itu. Mengetahui pasukan komando AS menyerbu markasnya, militan Al Qaeda langsung menembak mati dua sanderanya tersebut.
 



(FJR)