Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi Tersudut di Mosul

Fajar Nugraha    •    Rabu, 19 Oct 2016 09:58 WIB
isis
Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi Tersudut di Mosul
Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Mosul: Pemimpin kelompok militan Islamic State (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi dikabarkan tersudut di kota Mosul. Saat ini pasukan Irak tengah melancarkan serangan besar-besaran ke Mosul.
 
Laporan mengenai kondisi Baghdadi diperoleh dari informasi intelijen pihak pasukan Kurdi. 
 
"Kami mendapatkan laporan intelijen yang solid bahwa Baghdadi berada di kota (Mosul) ini," ujar petinggi pasukan Kurdi, Hoshiyar Zebari, seperti dikutip Daily Express, Rabu (19/10/2016).
 
"Baghdadi saat ini diyakini tertahan bersama pembuat bom Fawzi Ali Nouimeh," lanjutnya.
 
Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa pasukan ISIS akan berjuang mati-matian melawan pasukan Irak. Hal tersebut dilakukan untuk mengesankan Al-Baghdadi.


Pasukan Irak serang basis pertahanan ISIS (Foto: AFP).
 
 
Sementara laporan awal menyebutkan bahwa ISIS sudah menggali beberapa terowongan yang rumit dan menanam jebakan menunggu pasukan Irak dan Peshmerga dari Kurdi. 
 
Mosul adalah kota di mana Baghdadi mendeklarasikan kekhalifahan ISIS dua tahun lalu. Sementara dalam dua hari terakhir, pasukan Irak melakukan penyerangan ke basis pertahanan ISIS yang berada di Mosul. Sekitar 200 kilometer per segi wilayah ISIS saat ini berhasil dikuasai oleh pasukan Irak.
 
ISIS pun dikabarkan makin putus asa dalam melakukan serangan balasan. Mereka dikabarkan menggunakan manusia yang dijadikan sebagai tameng hidup.
 
Timbul kekhawatiran bahwa ISIS menggunakan senjata kimia dalam serangan balasan di Mosul. Masker gas pun dipersiapkan oleh lembaga International Organisation for Migration, guna menghalau kemungkinan adanya serangan gas beracun.
 
ISIS klaim kondisi Mosul aman
 
Kelompok militan Islamic State (ISIS) melontarkan klaim bahwa tidak ada serangan dari pasukan Irak di Kota Mosul. 
 
ISIS menyebutkan, kondisi di Mosul saat ini aman dan normal. Mereka pun menunjukkan komentar dari beberapa warga di Kota Mosul. (Baca: ISIS Klaim Kondisi di Mosul Aman dan Normal).
 
Melalui video yang disebar oleh kantor berita Amaq,-yang merupakan kepanjangan tangan ISIS- menyebarkan video dengan menunjukkan wawancara dengan warga sipil di Mosul. Tidak diketahui waktu dari wawancara itu diambil.
 
Diperkirakan video ini diambil saat pasukan Irak dan Kurdi baru memulai operasi merebut kembali Kota Mosul dari ISIS.
 
Pasukan terus merangsek masuk ke Mosul
 
Koalisi pimpinan Amerika Serikat, diwakili oleh komandan koalisi, Letjen Stephen Townsend mengatakan perebutan kota Mosul dari ISIS mungkin akan terus dilakukan selama beberapa pekan ke depan.
 
Saat ini, dilaporkan pasukan Irak Kurdi dan AS terus bergerak mendekati Mosul. Posisi mereka pun hanya sekitar 20 kilo meter dari Mosul. Ratusan kendaraan tempur dijalankan untuk menekan ISIS.
 
 
Sebanyak 30.000 hingga 40.000 pasukan dikerahkan untuk merebut kembali kota Mosul dari tangan ISIS. Sementara, saat ini ada sekitar 8.000 militan ISIS yang terus mempertahankan Mosul.
 
Suara tembakan terdengar di sekitar Mosul. Pasukan Irak yang didukung angkatan udara AS ini pun terus mengerahkan kendaraan tempur untuk masuk ke dalam Mosul.
 
Di samping itu, sekitar satu juta warga sipil saat ini mendiami Mosul. Diperkirakan mereka akan mengungsi ke Suriah atau Turki jika operasi perebutan Mosul ini gagal.
 
Pemerintah Turki pun telah siap untuk menampung warga Irak yang sekiranya akan lari ke Turki, karena Turki adalah negara yang paling dekat dengan Irak.  
 



(FJR)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

4 hours Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA