Qatar dan AS Senang ISIS Tersingkir dari Dua Desa Suriah

Arpan Rahman    •    Senin, 17 Oct 2016 12:57 WIB
isis
Qatar dan AS Senang ISIS Tersingkir dari Dua Desa Suriah
Pasukan Turki dan pemberontak Suriah pro Ankara berada di perbatasan Turki-Suriah, 24 Agustus 2016. (Foto: AFP/BULENT KILIC)

Metrotvnews.com, Istanbul: Qatar mengaku puas dengan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) yang berhasil mengambil alih kendali dua desa Suriah utara dari kelompok militan Islamic State (ISIS).

Menurut komandan FSA, desa Dabiq dan Soran dibersihkan dari ISIS pada Minggu 16 Oktober sebagai bagian Operasi Perisai Efrat yang dijalankan pasukan Turki. 

Dabiq, sekitar 40 kilometer timur laut dari Aleppo dan sekitar 10 kilometer selatan dari perbatasan Suriah dengan Turki, memiliki nilai simbolis untuk Daesh -- nama lain ISIS -- lantaran kelompok itu percaya bahwa lokasi tersebut akan menjadi tempat pertempuran terakhir melawan non-Muslim. Dabiq juga jadi nama salah satu majalah daring milik Daesh.

Kementerian luar negeri Qatar mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pembebasan dua desa penting guna merebut kota-kota lain yang diduduki Daesh. 

Dilansir kantor berita Anadolu, Senin (17/10/2016), pihak Qatar juga mengaku mendukung semua langkah pemerintah Turki dalam mengendalikan keamanan perbatasan.

Menteri Pertahanan AS Ashton Carter juga mengapresiasi pembebasan Dabiq dan berterima kasih kepada Turki untuk "koordinasi erat selama operasi ini." "Pembebasan (Dabiq ini) menjadi kampanye yang menyampaikan kekalahan abadi ISIS adalah momentum baru di Suriah," kata Carter dalam sebuah pernyataan.

Operasi Perisai Efrat, yang dimulai 24 Agustus dan didukung Angkatan Bersenjata Turki, ditujukan demi memperkuat keamanan perbatasan, mendukung pasukan koalisi, dan menghilangkan ancaman yang ditimbulkan oleh organisasi teror, terutama ISIS.

Keberhasilan menyingkirkan Daesh dari perbatasan Turki-Suriah dilakukan dengan kendaraan lapis baja Turki, senjata artileri, pasukan khusus, dan jet yang mendukung para pejuang FSA.

Menlu Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa operasi diteruskan menuju kota Suriah utara, al-Bab, 29 kilometer dari perbatasan Turki.


(WIL)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA