WHO: Hampir 2.000 Orang Tewas akibat Kolera di Yaman

Willy Haryono    •    Minggu, 30 Jul 2017 15:25 WIB
konflik yaman
WHO: Hampir 2.000 Orang Tewas akibat Kolera di Yaman
Seorang dokter menangani pasien kolera di rumah sakit di Sanaa, Yaman, 22 Juni 2017. (Foto: EPA/Yahya Arhab)

Metrotvnews.com, Aden: Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan wabah kolera di Yaman telah menewaskan 1.9992 orang, dengan provinsi Hajjah dan kota Hodeida sebagai dua wilayah paling terdampak. 

Data terbaru WHO pada Sabtu 30 Juli 2017 juga menyebutkan 419.804 kasus terduga kolera telah dilaporkan terjadi di Yaman sejak 27 April.

Seperti dikutip The New Arab, tingkat rata-rata infeksi kolera di Yaman "meningkat hingga 5.000 kasus per hari."

Wabah kolera ini semakin membuat masyarakat Yaman terpuruk, yang sudah menderita di tengah perang sipil berkepanjangan. 

Jamie McGoldrick, koordinator kemanusiaan PBB untuk Yaman, mengatakan epidemi di negara tersebut terjadi "karena ulah manusia sebagai imbas dari konflik" bersenjata.

Sejak Maret 2015, koalisi militer pimpinan Arab Saudi telah meluncurkan serangkaian serangan udara terhadap pemberontak Houthi di Yaman. 

Riyadh, yang telah dituduh melakukan kejahatan perang di Yaman, berusaha keras mengembalikan otoritas dari Presiden Abedrabbo Mansour Hadi. 

Perang telah membuat Yaman nyaris runtuh, dengan dua per tiga dari total populasi 19 juta orang kini membutuhkan bantuan kemanusiaan. 

Kurang dari 45 persen rumah sakit di Yaman masih operasional. Namun banyak pasien masih kekurangan akses medis karena minim daya listrik, staf dan obat-obatan. 

Pengepungan dan blokade dari dua kubu berseteru di Yaman semakin memperparah situasi kemanusiaan. Sejumlah organisasi menuduh kedua kubu melanggar hak asasi manusia.



(WIL)