Satu Tewas dan 149 Luka dalam Ledakan di Masjid Libya

Willy Haryono    •    Sabtu, 10 Feb 2018 13:01 WIB
konflik libya
Satu Tewas dan 149 Luka dalam Ledakan di Masjid Libya
Petugas memeriksa kondisi masjid di Benghazi, Libya, 9 Februari 2018, usai terjadinya ledakan ganda saat ibadah salat Jumat. (Foto: AFP/ABDULLAH DOMA)

Benghazi: Ledakan ganda melanda sebuah masjid di Benghazi, Libya timur, Jumat 9 Februari 2018. Ledakan menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai 149 lainnya. 

Menurut keterangan seorang sumber dari otoritas keamanan Libya kepada AFP, ledakan terjadi di awal ibadah salat Jumat. Benghazi terletak sekitar 1.000 kilometer dari ibu kota Tripoli. 

Pecahan kaca berserakan di lantai masjid usai ledakan, dengan percikan darah korban terlihat di beberapa bagian dinding. 

Sumber keamanan menyebut satu bom disembunyikan pelaku di dalam sebuah peti jenazah di lapangan masjid, sementara satu lainnya di tempat penyimpanan sepatu di pintu masuk. 

Juru bicara Kementerian Kesehatan Libya Moataz Trabelsi mengonfirmasi adanya satu korban tewas dan 149 yang terluka. 

Sebelumnya pada 24 Januari, ledakan ganda bom mobil di luar sebuah masjid di Benghazi menewaskan hampir 40 orang. 

Hingga saat ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan terbaru di Benghazi. Kota yang sedang dilanda kekacauan ini dikuasai pasukan militer pimpinan Khalifa Haftar.

Haftar, yang menentang pemerintahan pusat di Tripoli, mengumumkan "terbebasnya" Benghazi dari para ekstremis pada Juli tahun lalu. Namun hingga saat ini, aksi kekerasan sporadis masih terjadi di kota tersebut.

 


(WIL)