Erdogan Kecam Kebijakan AS Hentikan Visa untuk Warga Turki

Sonya Michaella    •    Selasa, 10 Oct 2017 12:16 WIB
turki
Erdogan Kecam Kebijakan AS Hentikan Visa untuk Warga Turki
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Ankara: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam keputusan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan layanan visa non-imigran untuk warga Turki.

"Keputusan kedutaan besar tersebut untuk menghentikan semua permohonan visanon-imigran mengecewakan," kata Erdogan, dikutip dari Anadolu, Selasa 10 Oktober 2017.

Erdogan menambahkan, ia telah menyarankan para pejabat Kementerian Luar Negeri Turki agar menanggapi kebijakan AS tersebut "berdasarkan peraturan timbal-balik".

Sehari setelah AS menerapkan kebijakan tersebut, Turki juga melakukan hal serupa. Turki menghentikan aktivitas pengurusan visa bagi semua warga AS di seluruh misi diplomatik Ankara.

"Peristiwa terbaru memaksa pemerintah Turki mempertimbangkan kembali komitmen terhadap Pemerintah AS terkait keamanan fasilitas Misi Turki dan para personelnya," tulis pernyataan resmi Kedubes Turki di Washington.

Langkah Turki sedikit lebih jauh dari yang dilakukan AS, yakni menghentikan sementara proses pengurusan visa "non-imigran." Kategori tersebut terkait dengan pariwisata, perawatan medis, bisnis, bekerja atau menempuh studi untuk sementara. 

Sementara visa imigran adalah bagi mereka yang ingin tinggal di AS secara permanen. 

AS mengumumkan penundaan pemberian visa setelah terjadi penangkapan seorang staf lokal di Konsulat AS di Istanbul. Staf itu berada dalam tahanan pengadilan Turki atas dugaan keterlibatan dengan Fethullah Gulen, ulama yang dituduh sebagai dalang di balik percobaan kudeta 2016.


(WIL)