Pengungsi Suriah Berebut Daging Kurban dari KBRI Damaskus

Fajar Nugraha    •    Rabu, 14 Sep 2016 10:52 WIB
indonesia-suriah
Pengungsi Suriah Berebut Daging Kurban dari KBRI Damaskus
KBRI Damaskus membagikan daging kurban kepada warga di Suriah (Foto: KBRI Damaskus)

Metrotvnews.com, Damaskus: Kedutaan Besar Republik Indonesia di Damaskus, Suriah membagikan daging kurban kepada para warga yang mengungsi. Beberapa titik tempat menjadi wilayah distribusi daging kurban dari KBRI ini.
 
Dubes RI untuk Suriah Djoko Harjanto, bersyukur karena di tengah segala kesempitan krisis yang melanda Suriah, KBRI Damaskus masih terus bisa berkiprah banyak di Suriah pada bulan-bulan terakhir ini. Salah satu kegiatannya seperti penanaman kembali Hutan Persahabatan, peringatan HUT RI, penyelenggaraan Resepsi Diplomatik, dan keikutsertaan pada pameran Rebuild Syria.


Dubes RI untuk Suriah Djoko Harjanto (Foto: Dok. KBRI Damaskus)

 
Usai salat Iduladha, keramaian mulai tampak di Wisma Duta. Penyembelihan hewan kurban di Wisma Duta, berupa dua ekor sapi dan dua ekor kambing pun dilakukan. 
 
Para petugas dan warga Indonesia terlihat bahu membahu menyembelih dan membagi-bagi daging kurban ke kantong-kantong kecil. Pembagian daging kurban dikonsentrasikan di tiga titik, yaitu di penampungan TKI KBRI Damaskus, kampung pengungsi Madhomiah Fadhl, dan Yayasan sosial al-Afaaf.
Pembagian kurban dari KBRI Damaskus untuk warga Suriah (Foto: Dok. KBRI Damaskus)
 
 
Distribusi daging kurban ke kampung pengungsi Madhomiah Fadhl dipimpin oleh istri Duta Besar RI Rosa Triana. Madhomiah Fadhl merupakan salah satu wilayah Damaskus yang menampung banyak pengungsi dari Daraya dan daerah konflik sekitarnya. 
 
"Meski kondisi daerah tersebut sudah dinyatakan relatif aman, tetapi penjagaan tetap ketat, sehingga rombongan KBRI masuk ke wilayah tersebut didampingi oleh dua tentara bersenjata lengkap," pernyataan pihak KBRI Damaskus, dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (14/9/2016).
 
Rombongan KBRI diserbu warga yang menginginkan daging
 
Tetua kampung Madhomiah Fadhl Abu Alaa menunjukkan rumah-rumah penduduk yang berhak mendapat daging kurban. Sesampainya di salah satu blok perumahan, rombongan KBRI Damaksus mulai membuka mobil dan mulai membagi-bagikan kantong daging kurban.
 
Istri Dubes RI, Rosa Triana pun mulai menyerahkan sekantong daging kepada seorang ibu di pinggir jalan. Rasa harus tampak dari warga yang menerima daging itu. 


Pembagian daging kurban di Kota Damaskus (Foto: Dok. KBRI Damaskus)

 
Ternyata, penduduk setempat sudah hampir 1 tahun tidak makan daging, karena harga daging sangat mahal akibat kepungan konflik. Segera setelah berita kedatangan rombongan KBRI Damaskus menyebar, kampung pengungsi yang semula seperti kota hantu, mendadak ramai. 
 
Wanita menggendong anak-anak turun ke jalan mengerumuni dua mobil KBRI Damaskus. Para staf KBRI tampak kewalahan menghadapi serbuan para warga. Hingga tentara pengawal terpaksa membubarkan kerumunan warga tersebut. Dari sekitar 250 kg daging yang dibawa, sekitar 100 kg dibagi di blok ini.
 
Kemudian pendistribusian dilanjutkan di blok selanjutnya, berjarak sekitar 300 meter dari blok pertama. Para staf KBRI bersama Ummu Yara, pemandu blok, mengetuk pintu demi pintu untuk membagikan daging kurban. Beberapa rumah janda dan anak cacat korban perang dimasuki untuk memberikan daging kurban serta sumbangan berupa uang.


Seorang anak menerima daging kurban dari KBRI Damaskus (Foto: Dok. KBRI Damaskus)
 
 
Sementara itu, rombongan pembagian daging kurban lainnya bergerak menuju Yayasan Al-Afaaf di wilayah Ruknuddin, pinggiran Kota Damaskus. Sebanyak 150 kg daging diterima oleh Ketua Yayasan, Ahmad Tsallaj.
 
"Indonesia adalah nyata sahabat sejati rakyat Suriah," tutur Tsallaj sambil bersyukur menerima daging kurban dari staf KBRI untuk dibagikan kembali kepada janda, fakir miskin, dan keluarga korban konflik.



(FJR)