Arab Saudi Minta Assad Patuhi Gencatan Senjata Suriah

Willy Haryono    •    Rabu, 14 Sep 2016 17:49 WIB
krisis suriah
Arab Saudi Minta Assad Patuhi Gencatan Senjata Suriah
Seorang tentara rezim Assad berjalan di puing-puing bangunan di Ramussa, Suriah, 9 September 2016. (Foto: AFP/GEORGE OURFALIAN)

Metrotvnews.com, Riyadh: Arab Saudi, negara kunci pendukung kelompok pemberontak di Suriah, menyambut baik gencatan senjata terbaru yang dimediasi Amerika Serikat (AS) dan Rusia, dengan menekankan bahwa Presiden Bashar al-Assad harus mematuhinya. 

Seperti dikutip Saudi Press Agency, Rabu (14/9/2016), seorang sumber dari Kementerian Luar Negeri Saudi mengatakan gencatan senjata itu "akan berkontribusi dalam meredakan penderitaan kemanusiaan" di Suriah. 

Riyadh mengaku terus mengamati perkembangan situasi terbaru di Suriah "secara seksama."

"Kerajaan (Saudi) menekankan bahwa rezim Bashar al-Assad dan sekutunya mematuhi gencatan senjata ini," ujar sumber tersebut, yang berharap situasi ini dapat berujung pada transisi kekuasaan secara damai. 

Utusan PBB untuk Suriah Staffan de Mistura mengakui adanya "penurunan aksi kekerasan secara signifikan" sejak gencatan senjata terbaru diberlakukan pada Senin 12 September. 

Namun ia mengatakan belum ada bantuan yang diterima warga sipil di beberapa kota. PBB masih menanti adanya jaminan keamanan saat menyalurkan bantuan ke kota-kota yang dikuasai pemberontak dan pasukan rezim Assad.

Saudi telah menjadi pendukung utama pemberontak dalam perang sipil di Suriah yang meletus pada 2011. 

Sementara itu Iran, yang merupakan negara pendukung utama rezim Assad, juga menyambut baik gencatan senjata terbaru di Suriah yang bertahan hingga saat ini.


(WIL)