Dua Tokoh Ikhwanul Muslimin Tewas Ditembak di Mesir

Arpan Rahman    •    Selasa, 04 Oct 2016 18:28 WIB
politik mesir
Dua Tokoh Ikhwanul Muslimin Tewas Ditembak di Mesir
Polisi berpatroli di distrik Giza, Kairo, 25 Januari 2016. (Foto: AFP/MAHMOUD KHALED)

Metrotvnews.com, Kairo: Dua Tokoh Muslim Brotherhood atau Ikhwanul Muslimin tewas dalam baku tembak dengan polisi, Senin (3/10/2016).

Menurut laporan Reuters, Mohamed Kamal dan Yasser Shehata tewas ditembak usai dikepung polisi di kawasan Bassateen, Kairo.

Pihak berwenang mengatakan Kamal bertanggung jawab atas gerakan sayap bersenjata kelompok itu dan telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup lewat pengadilan secara in-abstentia (tidak hadir dalam proses persidangan). Dia dilaporkan menjadi anggota dari Biro Bimbingan Ikhwan dan komite administrasi organisasi tersebut.

Mengutip akun media sosial Ikhwanul Muslimin, Kamal dinyatakan hilang pada Senin tanpa memberikan informasi lebih lanjut. 

Shehata dijatuhi hukuman 10 tahun penjara lewat proses pengadilan secara in-absentia 10 tahun. Ia dinyatakan bersalah karena telah "menyerang warga dan secara paksa menawan orang di markas besar Partai Kebebasan dan Keadilan."

Sedangkan Kamal adalah salah seorang pemimpin Ikhwanul Muslimin yang paling menonjol. Dia bertanggung jawab atas Komite Administrasi tertinggi, yang dikenal sebagai komite pemuda. Ia mengundurkan diri pada Mei 2016, karena komite itu ditentang para pemimpin terkemuka lainnya dalam internal Ikhwanul Muslimin.

Ikhwanul Muslimin, gerakan Islam tertua di Timur Tengah dan oposisi politik besar dengan sejarah panjang di Mesir, menyatakan berkomitmen terhadap kegiatan damai dan dirancang untuk membalikkan keadaan usai terjadinya kudeta militer di Mesir pada 2013.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi telah melakukan operasi penyisiran besar-besaran terhadap para anggota Ikhwanul Muslimin setelah tergulingnya Presiden Mohamed Mursi.



(WIL)