Militan Somalia Gempur Kenya, Enam Warga Tewas

Arpan Rahman    •    Kamis, 06 Oct 2016 16:13 WIB
al shabab
Militan Somalia Gempur Kenya, Enam Warga Tewas
Militer Somalia terus buru pergerakan Al Shabab (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Mandera: Kelompok militan Islam dari Somalia al-Shabab menewaskan enam korban dalam serangan di timur laut Kenya, Kamis 6 Oktober. Tewasnya korban dalam insiden terbaru setelah serangkaian serbuan oleh kelompok itu di wilayah tersebut.
 
Mandera, di perbatasan Somalia, sering menjadi target Al Shabab, yang mengatakan akan terus menggencarkan serangan di Kenya sampai pemerintah Kenya menarik pasukannya dari Somalia. Pasukan Kenya merupakan bagian dari pasukan koalisi Afrika.
 
"Kami telah menderita serangan lagi, benar-benar menyedihkan," Gubernur Distrik Mandera, Ali Roba, menulis di Twitter, mengatakan enam orang telah dikonfirmasi tewas.
 
"Jika tidak ada respons cepat dari pasukan keamanan kami, mungkin akan lebih banyak korban sekarang. Dari sifat dan gaya serangan itu, jelas dilakukan Al Shabab," kata Roba kepada Reuters melalui telepon seperti dilansir Daily Mail, Kamis (6/10/2016). 
 
Situs berita Kenya Daily Nation menyebutkan, serangan itu terjadi pada pagi hari di sebuah lokasi proyek pekerjaan umum.
 
"Kami berada di balik serangan Mandera di mana kami menewaskan enam orang Nasrani," ujar Sheikh Abdiasis Abu Musab, juru bicara operasi militer Al Shabab, kepada Reuters.
 
Ditambahkan, mereka juga telah menghantam sebuah kendaraan polisi menggunakan bom dari pinggir jalan.
 
Dalam serangan berulang di Kenya oleh al Shabab ratusan orang lebih telah tewas dalam tiga tahun terakhir dan menghantam sektor industri pariwisata penting di negara itu.
 
Serangan sering menyasar kawasan timur laut,  dekat perbatasan panjang tanpa penjaga, yang berbatasan dengan Somalia. Tetapi kelompok militan juga menyerang daerah pesisir yang populer dengan turis dan ibu kota Nairobi, di mana kelompok bersenjata al Shabab menyerang pusat perbelanjaan Westgate pada 2013.



(FJR)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

23 hours Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA