Serangan Udara Rusia Hancurkan Gudang Drone di Suriah

Arpan Rahman    •    Sabtu, 13 Jan 2018 16:13 WIB
krisis suriahkonflik suriah
Serangan Udara Rusia Hancurkan Gudang <i>Drone</i> di Suriah
Sebuah drone atau pesawat terbang tak berawak menjadi senjata ampuh dalam peperangan (Foto: AFP).

Idlib: Kementerian Pertahanan Rusia berkata, pihaknya sudah menghancurkan persediaan drone (pesawat tak berawak) di Provinsi Idlib, Suriah, pada Jumat 12 Januari 2018. Serangan digelar setelah militan memakai pesawat tak berawak buat menyerang markasnya di Suriah, pekan lalu.
 
Kantor berita Rusia melaporkan, dan mengatakan bahwa pihaknya juga telah menemukan dan membunuh kelompok militan yang menyerang pangkalan udara di Suriah pada bulan Desember.
 
Dua awak pasukan Rusia tewas dalam serangan mortir di pangkalan Hmeimim Rusia di Suriah barat, pada 31 Desember.
 
Militan ditemukan dan dibunuh oleh pasukan Operasi Khusus Rusia, menurut pernyataan Kemenhan Rusia.
 
Akhir pekan lalu, pemberontak melancarkan serangan pesawat tak berawak ke Hemeimeem dan pangkalan angkatan laut Rusia di Tartus, yang oleh pasukan militer Rusia dibantah.
 
"Pada tahap akhir operasi, sebuah unit Operasi Khusus Rusia berada di markas kelompok sabotase militan di dekat perbatasan barat provinsi Idlib. Ketika para teroris tiba di lokasi, seluruh kelompok dieliminasi dengan senjata 'Krasnopol' presisi tinggi saat mereka hendak naik minibus," bunyi pernyataan tersebut, seperti dikutip Arab News, Sabtu 13 Januari 2018.
 
Intelijen militer Rusia juga menemukan lokasi di provinsi di mana militan berkumpul dan menyimpan kendaraan udara tak berawak (UAV). Fasilitas tersebut kemudian dihancurkan dengan serbuan presisi tinggi.



(FJR)