Tewas Terbakar di Kapal, Satu WNI Dimakamkan di Mozambik

Sonya Michaella    •    Rabu, 29 Nov 2017 08:16 WIB
wni
Tewas Terbakar di Kapal, Satu WNI Dimakamkan di Mozambik
Kapal Krustamoz yang terbakar di Mozambik. (Foto: Dok. Kemlu RI)

Maputo: Malang nasib Warga Negara Indonesia (WNI). Ia tewas terbakar yang terjadi di kapal penangkap udang di Mozambik. Keputusan pun diambil, WNI berinisial D ini dimakamkan di Mozambik.

Bencana yang terjadi pada 1 November ini menelan empat korban jiwa, salah satunya D. Di kapal tersebut, D bekerja sebagai Kepala Kamar Mesin sejak Maret 2017.

Menurut laporan, Kapal Krustamoz berbendera Tiongkok ini terbakar di Pelabuhan Kota Quelimane, Provinsi Zambezia.

Dikutip dari keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI kepada Metrotvnews.com, Rabu 29 November 2017, awalnya keluarga di Tegal, meminta jenazah untuk direpatriasi ke Indonesia.

Namun setelah dijelaskan kondisi jenazah yang rusak karena terbakar, serta rumitnya proses karantina kargo jenazah, keluarga akhirnya menyepakati agar jenazah dimakamkan di Mozambik. 

Meskipun demikian keluarga meminta agar almarhum D dapat dimakamkan sesuai tata cara Islam. Hal ini cukup sulit dilakukan karena mayoritas penduduk Mozambik beragama Kristen. 

KBRI Maputo kemudian bergerilya mencari komunitas muslim di sekitar Quelimane. Dua jam kemudian, KBRI berhasil menemui komunitas muslim setempat yang kemudian membantu proses pemakaman jenazah almarhum D di sebuah pemakaman muslim di Quelimane.

Keluarga menyampaikan kepada Kemlu bahwa meskipun tidak dapat melihat D untuk terakhir kali, namun keluarga bersyukur karena almarhum dapat dimakamkan sesuai tata cara Islam di Mozambik.

Sembari menunggu hasil penyelidikan otoritas setempat mengenai penyebab kebakaran, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Maputo juga terus mengupayakan hak-hak almarhum D seperti asuransi, santunan, maupun sisa gaji agar segera dibayarkan kepada keluarga almarhum.


(FJR)