Iran Luncurkan Rudal Kapal Selam Terbaru

Arpan Rahman    •    Senin, 18 Feb 2019 15:41 WIB
iran
Iran Luncurkan Rudal Kapal Selam Terbaru
Peresmian rudal terbaru yang diluncurkan dari kapal selam oleh militer Iran. (Foto: Telegraph).

Teheran: Iran meluncurkan kapal selam rudal yang diproduksi di dalam negeri. Peluncuran itu di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat dan Arab Saudi di teluk Persia.

Presiden Iran Hassan Rouhani, meresmikan Fateh, atau ‘Conquerer’, di kota pelabuhan selatan Bandar Lengeh pada Minggu. "Sejak saat ini, Kapal Selam Fateh bergabung dengan pasukan angkatan laut Iran menurut perintah saya," katanya pada upacara yang disiarkan langsung di Press TV berbahasa Inggris milik pemerintah.

"Kekuatan pertahanan kita semata-mata defensif. Tekanan dan sanksi musuh kita terhadap Iran telah mendorong kemajuan kita," cetusnya, seperti dikutip dari laman Telegraph, Senin 18 Februari 2019.

Kapal berbobot 600 ton dan dipersenjatai torpedo, ranjau laut, dan rudal jelajah yang dapat diluncurkan dari posisi terendam, seperti dilaporkan Press TV.

Iran sudah mengembangkan industri senjata domestik yang besar dalam menghadapi tekanan internasional dan embargo yang melarangnya mengimpor banyak senjata. Fateh adalah kapal selam rudal jelajah yang diproduksi di dalam negeri.

Angkatan Laut Iran memiliki setidaknya tiga kapal selam serang Kilo buatan Rusia dan kapal selam sedang yang diproduksi di dalam negeri. Tahun lalu Negeri Mullah meluncurkan kapal perusak yang dibangun di dalam negeri yang menurut media pemerintah. Kapal itu memiliki sifat siluman yang mampu menghindari radar.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 dan menerapkan kembali sanksi pada Teheran pada Mei 2018. Ia beralasan kesepakatan itu tidak cukup membatasi pengembangan rudal balistik Iran.

Trump juga telah menyerang Iran karena dukungannya terhadap para-militer di Suriah, Yaman, Lebanon dan Irak. Para penandatangan Eropa dari perjanjian nuklir Iran sudah menolak tekanan Amerika untuk membatalkan perjanjian itu. Tetapi telah meningkatkan kritik terhadap program rudal balistik Iran.

Iran mengatakan memiliki rudal dengan jangkauan hingga 2.000 km, yang menempatkan pangkalan militer Israel dan AS di wilayah tersebut dalam jangkauan.


(FJR)


Pilpres AS, Sanders Mulai Kampanye di Brooklyn

Pilpres AS, Sanders Mulai Kampanye di Brooklyn

2 weeks Ago

Bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Bernie Sanders memulai kampanye di tempat…

BERITA LAINNYA