Dugaan Peretasan Pilpres AS Seorang Pria Asal Rusia Ditangkap

Nur Azizah    •    Senin, 10 Apr 2017 08:15 WIB
politik as
Dugaan Peretasan Pilpres AS Seorang Pria Asal Rusia Ditangkap
Ilustrasi hacker. (Business Insider)

Metrotvnews.com, Spanyol: Seorang ahli komputer asal Rusia, Pyotr Levashov ditangkap di Barcelona, Spanyol. Belum diketahui alasan penangkapan Levashov.

Juru bicara kedutaan Rusia di Madrid belum mau buka suara. Kepolisian Spanyol dan Kementerian Dalam Negeri Spanyol pun ikut bungkam.

Berdasarkan kabar dari televisi Rusia, Levashov ditangkap atas perintah pemerintah Amerika Serikat. Dia diduga telah meretas pemilihan suara di AS tahun lalu.

Juru bicara divisi kriminal Departemen Kehakiman AS Peter Carr, mengatakan kasus Levashov masih ditutup.

"Kasus AS tetap di bawah segel, jadi kami tidak memiliki informasi untuk diberikan pada saat ini,” kata Carr dikutip dari Antara, Senin, 10 April 2017.

Untuk diketahui, Divisi kriminal terpisah dari divisi keamanan nasional. Divisi kriminal bertanggung jawab untuk menyelidiki kejahatan siber yang disponsori negara.

Seorang pejabat Departemen Kehakiman AS mengatakan itu adalah masalah kriminal tanpa koneksi keamanan nasional.

Pihak berwenang Spanyol mengaku sudah memberi tahu kedutaan Rusia mengenai penangkapan Levashov pada hari Jumat.

Pada bulan Januari, polisi Spanyol menangkap ahli komputer lain asal Rusia, yang namanya diberikan sebagai "Lisov" dan yang diburu oleh Amerika Serikat karena diduga memimpin jaringan penipuan keuangan.

Pemerintah AS telah resmi menuduh Rusia meretas email Partai Demokrat dan Partai Republik. Tak dipungkiri bahwa Trump mendapat keuntungan dari kejadian itu. 

Kendati begitu, AS tetap memeriksa Rusia terlebih saat pemilu kemarin berlangsung. Para pejabat Rusia, termasuk Presiden Vladimir Putin, telah berulang kali membantah bahwa Rusia berusaha memengaruhi pemilu AS.


(REN)