Sudan Sambut Baik Pencabutan Sanksi Ekonomi Penuh oleh AS

Sonya Michaella    •    Selasa, 10 Oct 2017 10:26 WIB
amerika serikatpolitik sudan
Sudan Sambut Baik Pencabutan Sanksi Ekonomi Penuh oleh AS
Warga Sudan ketika berkumpul di pusat kota untuk menanti kedatangan Presiden. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Khartoum: Pemerintah dan rakyat Sudan menyambut baik keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang telah mencabut sanksi kepada Sudan secara penuh dan definitif.

Sudan menilai keputusan ini sebagai perkembangan penting dalam sejarah hubungan Sudan dan AS, yang merupakan hasil murni dari sebuah dialog terbuka, transparan dan konstruktif dalam upaya mengatasi semua masalah di antara kedua negara dan dipimpin dengan penuh kesabaran dan tanggung jawab oleh Presiden Sudan, Omar Hassan Ahmed al-Bashir.

"Sudah sepenuhnya menegaskan komitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan AS dalam berbagai bidang pada tingkat bilateral, regional dan internasional dengan memelihara perdamaian dan keamanan, perang melawan terorisme, migrasi ilegal dan perdagangan manusia," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Sudan, Ghareb Allah Khidir dalam pernyataan tertulisnya kepada Metrotvnews.com, Selasa 10 Oktober 2017.

"Sudan bercita-cita membangun kembali hubungan normal dan dapat terus berkembang dengan AS. Akan tetapi, hal itu tentu menuntut penghapusan nama Sudan dari daftar negara yang menjadi sponsor terorisme karena hal itu tidak relevan dengan Sudan," lanjut pernyataan tersebut.

Sudan juga menegaskan komitmen untuk terus menjalankan tanggung jawab memelihara keamanan dan kepentingan nasional demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan rakyat, menjadikan dialog sebagai satu-satunya jalan untuk mewujudkan dan menjaga stabilitas keamanan dalam negeri, memperkuat hubungan dan membangun jembatan komunikasi secara berkesinambungan dengan semua negara dunia, serta terus berperan aktif dalam upaya mewujudkan perdamaian dan stabilitas di kawasan dan benua Afrika.


"Tidak lupa pula ungkapan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT serta terima kasih sebesar-besarnya kepada rakyat Sudan dari berbagai lapisan, organisasi dan kelompok atas kesabaran menanggung dampak negatif yang menimpa kehidupan mereka akibat perpanjangan sanksi ekonomi ini dan pengorbanan semua lapisan masyarakat Sudan yang telah berpartisipasi dalam upaya mencabut sanksi ekonomi ini," sebut pernyataan itu.

Sudan mengucapkan terima kasih kepada semua negara dan organisasi yang mendukung upaya pencabutan sanksi ekonomi Amerika Serikat atas Sudan, terutama Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, Oman, Mesir, Ethiopia, Liga Arab, Uni Afrika, Organisasi Kerjasama Islam, Parlemen Afrika dan Arab dan organisasi IGAD.

Sudan juga mengucapkan terima kasih kepada negara-negara sahabat yang terus mendukung upaya dan sikap Sudan dalam rangka mencabut sanksi ekonomi ini.



(WIL)