Tiga Tentara AS Tewas Diserang Kelompok Bersenjata di Niger

Sonya Michaella    •    Kamis, 05 Oct 2017 10:12 WIB
serangan di mali
Tiga Tentara AS Tewas Diserang Kelompok Bersenjata di Niger
AS mengadakan latihan bersama dengan pasukan Niger di perbatasan Mali. (Foto: CNN)

Metrotvnews.com, Niamey: Setidaknya tiga pasukan Amerika Serikat (AS) tewas dalam konflik di Niger. Kejadian ini menandai pertama kalinya pasukan AS tewas di wilayah ini.

Serangan tersebut terjadi di wilayah barat Tillaberi, dekat perbatasan Mali. Tak hanya tentara AS, serangan ini juga merenggut nyawa beberapa tentara Niger.

AS memang bekerja sama dengan pasukan Niger memberikan bantuan pelatihan dan keamanan dengan membentuk patroli gabungan.

"Serangan tersebut bisa berasal dari kelompok teroris. Pernyergapan dilakukan orang-orang bersenjata Mali yang menargetkan patroli AS-Niger," kata seorang pejabat AS, dikutip dari AFP, Kamis 5 Oktober 2017.

Menurut laporan Radio France Internationale (RFI), penyergapan terjadi setelah militan Mali menyerang desa Tongo Tongo di Tillaberi, kemarin.

"Operasi balasan diluncurkan, namun tentara AS dan Niger terjebak," lapor radio tersebut. 

Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump telah diberitahu perihal tewasnya tiga tentara AS di Niger tersebut, namun ia enggan menjabarkan lebih lanjut.

Sementara, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperingatkan bahwa konflik di Mali bisa lebih meluas ke Burkina Faso dan Niger. Saat ini, PBB memiliki 12.500 tentara dan polisi yang bertugas di Mali.

Pada 2002, Mali Utara jatuh di bawah kendali kelompokmilitan yang berafiliasi dengan Al Qaeda yang mengeksploitasi pemberontakan etnis Tuareg.

Lalu, kelompok militan sebagian besar telah digulingkan oleh operasi militer pimpinan Prancis. 


(WIL)