Serangan Artileri Turki Tewaskan Enam Pejuang Kurdi

Willy Haryono    •    Kamis, 08 Sep 2016 15:00 WIB
krisis suriah
Serangan Artileri Turki Tewaskan Enam Pejuang Kurdi
Pasukan koalisi gabungan, termasuk Kurdi YPG, berkumpul di al-Hol, provinsi Hasakeh, Suriah, 2 November 2015. (Foto: AFP/DELIL SOULEIMAN)

Metrotvnews.com, Ankara: Serangan artileri Turki di sepanjang daerah yang berbatasan dengan Suriah menewaskan enam pejuang pasukan Kurdi dan melukai beberapa warga sipil. 

Grup pemantau Syrian Observatory for Human Rights melaporkan serangan Turki di area Afrin terjadi pada Rabu (7/9/2016) malam waktu setempat. Sebuah situs berita Kurdi juga melaporkan hal serupa. 

Seperti dikutip AFP, Afrin merupakan area yang dikuasai Pasukan Kurdi YPG sejak pasukan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad menarik diri pada 2012. Afrin dibombardir Ankara karena menganggap YPG sebagai perpanjangan tangan dari pemberontak Partai Pekerja Kurdi yang telah memberontak di Turki sejak tiga dekade silam. 

Namun YPG bukan target utama dalam operasi Turki di wilayah Suriah. Tujuan Turki adalah membersihkan perbatasannya dari kelompok militan Islamic State (ISIS). 

Sejumlah petinggi Kurdi mengatakan tujuan lainnya dari operasi di Suriah adalah mencegah YPG dan sekutunya membentuk suatu wilayah otonom di perbatasan Turki. 

Menurut data Observatory, total 19 pejuang Kurdi dan sekutunya tewas sejak Turki memulai operasi terbaru. 

Operasi Turki terhadap YPG memicu kritik dari Amerika Serikat (AS), yang mendesak kedua kubu untuk menyatukan kekuatan melawan ISIS. 

Washington menilai pasukan Kurdi sebagai kekuatan darat paling efektif dalam memerangi ISIS di Suriah. Karena itu, AS terus mengirim banyak persenjataan dan penasihat militernya ke area-area yang dikuasai Kurdi.


(WIL)