Israel Targetkan 150 Fasilitas Militer di Gaza

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 13 Nov 2018 14:32 WIB
israel palestina
Israel Targetkan 150 Fasilitas Militer di Gaza
Serangan udara Israel ke Gaza sebagai balasan penembakan rudal ke pemukiman penduduk. (Foto: AFP).

Gaza: Pasukan Pertahanan Israel menghancurkan sekitar 150 fasilitas militer di Jalur Gaza. Aksi ini dilakukan sebagai tanggapan atas serangan rudal dari Gaza ke Israel di perbatasan.

"Serangan rudal dan mortir besar-besaran terhadap warga sipil Israel di Jalur Gaza terus berlanjut. Sebagai tanggapan aksi ini, tentara Israel mengakhirinya dengan menargetkan serangan ke 50 sasaran militer Hamas dan Gerakan Jihad Islam," kata militer Israel lewat sebuah pernyataan, dilansir dari TASS, Selasa, 13 November 2018.

Mereka menambahkan, 150 sasaran militer milik Hamas dan Gerakan Jihad Islam juga telah dihancurkan, termasuk tiga fasilitas pemerintah yang digunakan untuk keperluan militer.

"Saat ini, tentara Israel masih melanjutkan serangan," imbuh mereka.

Sejak Senin malam, sekelompok orang menembakkan sedikitnya 370 rudal ke Israel dari Jalur Gaza. Namun, tentara Israel berhasil mencegat 100 dari rudal itu dengan sistem pertahanan udara Iron Dome.

Baca: Ketegangan Terbaru di Gaza Hambat Upaya Perdamaian

Dalam aksi kekerasan terbaru, serangan udara Israel menewaskan tiga warga Palestina dan menghancurkan sebuah gedung saluran televisi. Sementara rentetan roket dari Gaza dilaporkan menewaskan satu orang di wilayah Israel.

Tim medis melaporkan sekitar 20 warga Israel terluka akibat roket dari Gaza. Sementara Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan ada tiga warga Palestina tewas dan sembilan terluka akibat serangan udara Israel.

Utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Timur Tengah Nickolay Mladenov, yang bersama Mesir berusaha memediasi perjanjian gencatan senjata jangka panjang antara Israel dengan Hamas, menyebut eskalasi kekerasan ini "sangat berbahaya."


(WIL)