Mugabe Diberikan Imunitas dari Kasus Hukum

Fajar Nugraha    •    Kamis, 23 Nov 2017 20:08 WIB
zimbabwe
Mugabe Diberikan Imunitas dari Kasus Hukum
Robert Mugabe akan diberikan imunitas oleh pemerintahan Zimbabwe yang baru (Foto: AFP).

Harare: Mantan Presiden Zimbaber Robert Mugabe diberikan imunitas dari kasus hukum. Mugabe bersama istrinya, Grace, juga akan dijamin keamanannya di rumah pribadi mereka.
 
Berkuasa di Zimbabwe selama 37 tahun, Mugabe akhirnya mundur pada Selasa 21 November 2017. Pemecatan dilakukan oleh Parlemen Zimbabwe, setelah delapan hari sebelumnya menolak untuk mundur sejak militer mengambil alih kekuasaan.
Mantan Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa yang dipecat oleh Mugabe akhir bulan lalu, dijadwalkan untuk diambil sumpahnya pada Jumat 24 November. 
 
Sumber di pemerintahan Zimbabwe mengonfirmasi bahwa Mugabe mengatakan kepada negosiator, dia ingin meninggal di Zimbabwe. Politikus berusia 93 tahun itu juga menegaskan tidak berencana untuk mencari suaka ke luar negeri.
 
"Bagi dirinya, sangat penting untuk mendapatkan jaminan keamanan demi tinggal di negaranya sendiri. Meskipun Mugabe menegaskan akan tetap bepergian ke luar negeri saat dibutuhkan," ujar pihak Pemerintah Zimbabwe, seperti dikutip AFP, Kamis 23 November 2017.
 
"Presiden yang dilengserkan itu sepertinya sadar bahwa publik bersikap keras terhadap istrinya (Grace), terutama kemarahan di lingkaran dalam terhadap perilaku sang Istri dan pendekatan terhadap Partai Zanu-PF," sebut sumber lain di pemerintahan.
 
"Berkaitan dengan itu, sangat penting untuk menjamin keamanan keseluruhan keluarga, termasuk istri. Hal ini sangat emosional bagi dirinya dan disangat menekankan kepastian keamanan itu," pungkas sumber itu.
Tetapi tidak dijelaskan detail negosiasi yang dilakukan oleh Mugabe dengan pihak militer. Masih banyak pihak yang menghormati dirinya dan mereka percaya bahwa Mugabe diizinkan untuk istirahat dibanding harus menghadapi tuntutan hukum.
 
Sementara pejabat partai Zanu-PF turut membenarkan bahwa Mugabe dan Grace akan dipastikan kehidupan yang aman. Anggota Parlemen dari partai Zanu-PF, Ziyambi Ziyambi mengatakan, kedua sosok itu diberikan imunitas dari kasus hukum dan perlindungan lainnya.



(FJR)