Mantan Dubes RI: Tak Ada Faktor Ekonomi dalam Kisruh Qatar

Sonya Michaella    •    Senin, 19 Jun 2017 15:31 WIB
kisruh qatar
Mantan Dubes RI: Tak Ada Faktor Ekonomi dalam Kisruh Qatar
Mantan Dubes RI untuk Qatar Deddy Saiful Hadi di Gedung LIPI, Jakarta, Senin 19 Juni 2017. (Foto: MTVN/Sonya Michaella)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perjalanan Qatar dari negara kecil yang dianggap perekonomiannya lemah dan tidak memiliki kekuatan apa-apa, kini mulai diperhitungkan. 

Pemutusan hubungan diplomatik oleh negara-negara Teluk dinilai sejumlah pihak dilatarbelakangi faktor ekonomi. Negara-negara Teluk, terutama Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, disebut-sebut merasa takut tersaingi oleh 'anak kecil' seperti Qatar.

Namun, mantan Duta Besar RI untuk Qatar, Deddy Saiful Hadi tak beranggapan demikian. Ia menilai, kisruh diplomatik saat ini memang karena adanya konflik antara negara-negara Teluk. 

"Kalau saya bilang, ini konflik antar saudara. Kalau dibilang ada faktor ekonomi, kayaknya tidak. Karena mereka itu kan sebenarnya bergantung satu sama lain juga," kata Deddy, ketika ditemui di Gedung LIPI, Jakarta, Senin 19 Juni 2017.

Menurut penuturan Deddy yang sudah empat tahun menjabat sebagai dubes di Qatar, negara tersebut memang mengalami kemajuan pesat selama 10 tahun terakhir.

"Maju sekali Qatar itu. Waktu saya di Kuwait tahun 2001, saya juga mengunjungi Doha, waktu itu belum seperti saat saya jadi Dubes di sana. Masih biasa saja," ungkap dia.

"Waktu saya jadi Dubes di Qatar, wah, Qatar itu sangat maju sekali, terutama di Doha," lanjutnya lagi.

Mendapat informasi dari koleganya yang berada di Qatar, akibat pemutusan hubungan diplomatik ini, Kedubes Arab Saudi di Doha kini sudah tidak berfungsi lagi.

"Iya, saya dapat info dari teman di Qatar. Kedubes Arab Saudi sekarang sudah kosong. Kan semua sudah ditarik balik ke Riyadh," pungkasnya.

 


(WIL)