Senegal Tertarik Beli 6 Kapal Perang dari Indonesia

Sonya Michaella    •    Rabu, 06 Sep 2017 08:26 WIB
indonesia-senegal
Senegal Tertarik Beli 6 Kapal Perang dari Indonesia
Kunjungan Dubes RI untuk Senegal, Mansyur Pangeran ke Surabaya untuk melihat kapal dari PT. PAL. (Foto: Dok. KBRI Dakar)

Metrotvnews.com, Dakar: Pemerintah Senegal telah menyatakan minatnya untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam hal pembelian kapal dari PT. PAL.

Hal ini disampaikan oleh Dubes RI Dakar, Mansyur Pangeran, ketika bertemu dengan Direktur Utama PT. PAL Indonesia, Budiman Saleh, di kantor PT. PAL, Surabaya, 29 Juli 2017 lalu.

"Senegal selama ini membeli kapal dari Prancis, dan saat ini merupakan kesempatan baik untuk Indonesia menawarkan kapal PT. PAL dengan keunggulan teknologi tinggi dan harga yang kompetitif," kata Dubes Mansyur, dikutip dari keterangan tertulis KBRI Dakar yang diterima Metrotvnews.com, Rabu 6 September 2017.

Kapal yang diminati untuk dibeli oleh Pemerintah Senegal adalah 6 kapal perang dan 4 kapal komersial, sebagaimana pernah disampaikan kepada Dubes Mansyur oleh Babacar Ndiaye, Ketua Conseil d’Administration du Conseil Sénégalais des Chargeurs (COSEC), yang telah berkunjung ke PT. PAL beberapa waktu lalu.

Dirut PT. PAL menyampaikan bahwa potensi pasar Afrika yang cukup besar dan keunggulan-keunggulan yang dimiliki PT. PAL dapat menjadi modal utama untuk bersaing dengan produk-produk negara maju lainnya.

PT. PAL memiliki keunggulan berupa teknologi tinggi, harga kompetitif, dan produk dapat di-customized sesuai pesanan.



Selain itu, citra Indonesia yang sangat baik di Afrika dari kesuksesan penjualan pesawat CN-235 ke Senegal dapat dimanfaatkan untuk melakukan penetrasi pasar produk-produk PT. PAL di Senegal dan negara-negara sekitarnya

Pelayanan purna jual produk Indonesia (CN-235) yang sangat baik diapresiasi oleh Pemerintah Senegal sehingga berminat membeli produksi industri strategis Indonesia lainnya.

Dubes Mansyur mengharapkan agar PT. PAL serius dalam menindaklanjuti minat Senegal tersebut dan mengajak Dirut dan pejabat PT. PAL untuk berkunjung ke Senegal guna segera merealisasikan kerja sama tersebut.

Pendanaan pembelian kapal tersebut dapat dijajaki melalui mekanisme pendanaan pihak ketiga dari AD Trade Belgium bekerja sama dengan Eximbank Indonesia.

Dirut Budiman Saleh meyambut baik kedatangan Dubes dan upayanya dalam mempromosikan produk PT. PAL di Senegal dan negara-negara sekitarnya. Dirut secara singkat menyampaikan profil PT. PAL yang selain membuat kapal juga bekerja sama dengan Turki membuat floating power plant dan kapal selam (bekerja sama dengan Korea) serta menawarkan offshore platform untuk penemuan cadangan minyak di perbatasan Mauritania. 


(WIL)