Erdogan Kunjungi Bangunan Roboh Lokasi Tewasnya 18 Orang

Arpan Rahman    •    Minggu, 10 Feb 2019 11:27 WIB
turki
Erdogan Kunjungi Bangunan Roboh Lokasi Tewasnya 18 Orang
Presiden Recep Tayyip Erdogan mengunjungi rumah sakit dan bertemu para korban bangunan roboh di Istanbul, Turki, 9 Februari 2019. (Foto: Mirat Kula/Turkish Presidential Press Office)

Istanbul: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengunjungi bangunan roboh lokasi tewasnya 18 orang di Istanbul, Sabtu 9 Februari 2019. Erdogan mengatakan ada "banyak pelajaran" yang dapat dipetik dari tragedi ini.

Bangunan tujuh lantai di Istanbul itu roboh pada Rabu kemarin. Saat kejadian, ada sekitar 30 orang di dalamnya.

Kementerian Kesehatan Turki mengumumkan korban tewas bertambah dari awalnya hanya dua orang, menjadi 15 dan terakhir 18. Tiga belas orang terluka dalam kejadian ini, dua dari mereka dalam kondisi serius.

"Kita harus belajar banyak dari kejadian ini," kata Erdogan. "Setelah semua ini berakhir, kita akan duduk bersama dan mengulas masalah ini untuk mengambil langkah-langkah tegas," tegasnya, seperti dilansir dari laman UPI.

Masih di hari yang sama, Erdogan pergi ke sebuah rumah sakit untuk berbicara dengan para korban selamat. Ia juga menghadiri prosesi pemakaman sembilan korban yang merupakan satu keluarga.

"Ini bukan bencana alam," ungkap Erdogan, dalam sebuah artikel di Daily Sabah. "Kejadian ini terjadi karena ada bangunan ilegal yang dibangun demi uang tanpa memerhatikan norma-norma keselamatan sama sekali. Kami akan memeriksa semua bangunan di wilayah ini," tambah dia.

Media lokal melaporkan bahwa tiga lantai dari bangunan yang roboh dibangun secara ilegal. Tim insinyur dan arsitek mengatakan tambahan lantai itu melemahkan struktur bangunan, dan membuatnya rentan runtuh saat gempat bumi terjadi.

"Mereka yang kehilangan anggota keluarga dalam insiden ini akan mendapat kepastian, bahwa pihak yang bertanggung jawab akan dihukum," ucap Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu.

Seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun dan bocah perempuan berusia 5 tahun berhasil diselamatkan dari puing-puing bangunan pada Jumat kemarin. Tim penyelamat masih melanjutkan pencarian untuk memastikan tidak ada lagi korban terperangkap.


(WIL)