Muslim Segera kembali ke Al-Aqsa setelah Israel Kendurkan Pembatasan

Arpan Rahman    •    Kamis, 27 Jul 2017 16:57 WIB
palestina israel
Muslim Segera kembali ke Al-Aqsa setelah Israel Kendurkan Pembatasan
Seorang Muslim salat di depan detektor metal yang dipasang Israel di pintu masuk ke Kompleks Masjid Al-Aqsa. (Foto: EPA)

Metrotvnews.com, Yerusalem: Para pemimpin Muslim di Yerusalem menyerukan kepada jamaah agar kembali ke Kompleks Majid Al-Aqsa untuk beribadah. 

Seruan disampaikan setelah Israel mencopot perangkat keamanan di sekitar situs suci tersebut. 

Sejak pertengahan Juli, ribuan orang Palestina beribadah di luar Kompleks Masjid Al-Aqsa sebagai bentuk proses terhadap pemasangan detektor metal dan pagar besi oleh Israel. 

Kekerasan meletus Jumat pekan lalu sebagai imbas dari kekerasan terhadap pembatasan akses ke Masjid Al-Aqsa. Situs suci itu dikenal umat Islam sebagai Haram al-Sharif -- atau Masjid Al Aqsa -- dan disebut orang Yahudi sebagai Bukit Bait Suci.

"Setelah diskusi ekstensif, kami menyerukan orang-orang di Yerusalem dan di dalam (Israel), dan siapa saja yang dapat mengakses Masjid Al-Aqsa untuk masuk secara massal," para pemimpin Islam menyatakan dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Belfast Telegraph, Kamis 27 Juli 2017.

Ketua Komite Islam di Yerusalem, Ikrema Sabri, mengatakan ibadah pertama (setelah pencopotan alat pengaman) akan diadakan di Kompleks Masjid Al-Aqsa pada Kamis ini.

Israel memasang langkah-langkah keamanan baru awal bulan ini, menyusul penembakan tiga pria bersenjata yang menewaskan dua polisi di Kompleks Masjid Al-Aqsa.

Pemasangan detektor metal dinilai Israel diperlukan demi mencegah lebih banyak serangan. Israel juga menyebu hal itu merupakan prosedur standar buat di situs suci lain di seluruh dunia.

Namun Palestina menuduh Israel hanya mencari alasan untuk memperluas kontrolnya atas lokasi tersebut.

 


(WIL)