Sempat Ditahan terkait Gulen, WNI Akhirnya Dibebaskan Pihak Turki

Sonya Michaella    •    Rabu, 23 Nov 2016 18:41 WIB
wni
Sempat Ditahan terkait Gulen, WNI Akhirnya Dibebaskan Pihak Turki
Aparat kepolisian bersiaga di Istanbul, Turki, 8 Juni 2016. (Foto: AFP/YASIN AKGUL)

Metrotvnews.com, Jakarta: Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir membenarkan bahwa satu WNI di Turki yang ditahan karena dugaan ada hubungan dengan jaringan Fethullah Gulen, telah dibebaskan.
 
 
Fethullah Gulen adalah ulama Turki yang dituduh menjadi dalang dari kudeta di Turki pada Juli lalu. Saat ini, Gulen hidup di Amerika Serikat.
 
"Betul. Pada persidangan tanggal 22 November 2016 di Gaziantep, hakim menyatakan bahwa Handika Lintang Saputra, dibebaskan dari dakwaan yg disampaikan oleh Jaksa," kata Arrmanatha kepada Metrotvnews.com, Rabu (23/11/2016).
 
Saat itu, Handika disidangkan dalam satu kasus bersama dengan empat orang warga negara Turki. 
 
"Dalam persidangan tersebut, hakim memutuskan bahwa dua orang WN Turki ditahan utk proses hukum selanjutnya, satu org WN Turki ditahan luar dan dua org lainnya dinyatakan bebas, termasuk Handika," lanjutnya.
 
 
Namun mengingat proses persidangan kasus tersebut masih terus berlangsung, Handika untuk saat ini belum diperbolehkan bepergian ke luar negeri dan sewaktu-waktu akan diminta hadir dalam persidangan sebagai saksi, jika diperlukan.
 
"Handika akan kembali ke Ankara sore ini, tanggal 23 November, setelah proses administrasi Handika selesai," ucap Arrmanatha.


Jubir Kemenlu Arrmanatha Nasir (Foto: Metrotvnews.com).
 
 
KBRI Ankara pun akan memfasilitasi apabila Handika diminta hadir dalam persidangan berikutnya sebagai saksi.
 
Pasca kudeta, Turki melakukan penangkapan masal terhadap orang-orang yang dicurigai berhubungan dengan Gulen, bahkan warga negara lain yang bersekolah di Turki.
 
Selain itu, Turki juga memecat banyak pekerja seperti guru, dosen, bahkan wartawan. Pemerintah Turki pun tak segan untuk membredel surat kabar harian karena diduga menjadi media oposisi.  

 


(FJR)