Livestreaming

Korban Tewas Konflik Suriah Lampaui 300 Ribu

Willy Haryono    •    Selasa, 13 Sep 2016 19:14 WIB
krisis suriah
Korban Tewas Konflik Suriah Lampaui 300 Ribu
Warga menggendong bayi di tengah reruntuhan bangunan di Aleppo, Suriah, 11 September 2016. (Foto: AFP/AMEER ALHALBI)

Metrotvnews.com, Beirut: Lebih dari 300 ribu orang tewas dalam konflik berdarah di Suriah yang meletus sejak Maret 2011. Data terbaru disampaikan grup pemantau Syrian Observatory for Human Rights di tengah gencatan senjata yang berhasil bertahan selama sehari penuh, Selasa (13/9/2016). 

Menurut Observatory, lebih dari 86 ribu warga sipil berada di antara 301.781 orang yang tewas akibat perang di Suriah. Korban dari warga sipil terdiri dari 15.099 anak-anak dan 10.018 wanita. 

Sementara kematian dari kubu pasukan pemberontak mencapai angka 52.359. 

Total 59.006 tentara Suriah tewas dalam pertempuran, sedangkan 48.048 lainnya adalah pejuang pro rezim Presiden Bashar al-Assad yang berasal dari beberapa negara seperti Irak, Iran, Lebanon. 

Seperti dikutip AFP, ekstremis dari kelompok militan Islamic State (ISIS) dan Fateh al-Sham yang dulunya terafiliasi al-Qaeda turut menyumbang angka kematian sebesar 52.031. Observatory mengatakan 3.645 korban lainnya tidak dapat teridentifikasi. 


Prajurit rezim Suriah berjalan di wilayah Ramussa. (Foto: AFP)

Angka terbaru ini bertambah hampir 9.000 dari total kematian yang dirilis Observatory pada awal Agustus. 

Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan kekuatan berpengaruh lainnya di dunia berulang kali mencoba menghentikan pertumpahan darah di Suriah, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil berarti.

Gencatan senjata terbaru yang dimediasi Amerika Serikat (AS) dan Rusia mulai diberlakukan pada Senin 12 September, dan bertahan hingga sehari penuh hingga hari ini. 

Menteri Luar Negeri AS John Kerry meminta semua pihak terkait untuk mematuhi gencatan senjata ini, yang disebutnya sebagai "kesempatan terakhir bagi Suriah."


(WIL)