Bom Meledak saat Karnaval di Bolivia, 4 Orang Tewas

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 15 Feb 2018 07:02 WIB
serangan bom
Bom Meledak saat Karnaval di Bolivia, 4 Orang Tewas
Ilustrasi - Medcom.id

Oruro: Bom meledak di perayaan karnaval kota Oruro, Bolivia. Insiden ini mengakibatkan sedikitnya empat orang tewas.

Komandan Polisi Faustino Mendoza mengatakan, sebuah perangkat penuh berisi tiga kilogram dinamit meledak pada Selasa malam waktu setempat. Bom ini membunuh warga yang menonton karnaval.

"Ada empat orang tewas dan sembilan terluka," ujar Mendoza, seperti dilansir dari AFP, Kamis 15 Februari 2018.

Ledakan terjadi dekat lokasi penyerangan pada Sabtu lalu yang menewaskan delapan orang. Awalnya, seorang menteri mengatakan ledakan kemungkinan disebabkan tabung gas pedagang kaki lima.

Namun, setelah ledakan kedua terjadi, gubernur daerah Victor Hugo Vasquez yakin jika ini serangan bom oleh orang tak bertanggung jawab. "Kami yakin ini adalah serangan kriminal," tegas Hugo.

Menteri Pertahanan Javier Zabaleta mengatakan pihak berwenang mempertimbangkan kemungkinan kedua ledakan berkaitan. Sementara itu, Presiden Evo Morales, dalam pernyataan di Twitter, mengungkapkan bela sungkawa atas insiden ini.

"Sangat sedih dan prihatin karena kita kembali mengalami tragedi ini lagi. Negara berkabung atas kematian orang-orang tak bersalah di Oruro," kata Zabaleta.

Kota barat laut Bolivia tersebut terkenal dengan jalan-jalan berbatu dan perayaan karnavalnya yang penuh warna. Perayaan ini menarik setengah juta penduduk kota untuk berkumpul merayakannya.


(AGA)